Yuk Kenalan Sama Penguji Cantik Yang Bisa Bikin Lulus Dan Tidak Lulus

oleh -52 views

Seputarmuria.com, PATI – Bagaimana rasanya apabila menjadi seseorang yang menjamin keselamatan bagi orang lain yang menggunakan kendaraan di jalan? Profesionalitas tentu sangat dibutuhkan pada profesi yang erat kaitannya dengan keselamatan dalam membawa kendaraan.

Annisa Luthfi Riya, adalah satu dari sekian sosok yang berprofesi memastikan dan menjamin kendaraan seseorang, layak serta aman dikendarai sehingga dapat tercipta rasa aman dan selamat di jalan.

Ya, dara 23 tahun alumni SMA N 1 Pati ini bekerja di instansi pemerintah, Dinas Perhubungan Pati Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor sebagai jabatan penguji. Sebagai penguji, Annisa mengaku bahwa tugasnya adalah penentu dan memastikan kelayakan kendaraan yang secara teknis aman di operasikan di jalan.

Menurut UU No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, kendaraan bermotor, kereta gandengan dan kereta tempelan yg diimpor, dibuat dan/atau dirakit di dalam negeri yang akan dioperasikan di Jalan wajib dilakukan pengujian.

Dalam hal ini yang dimaksud adalah kendaraan muat barang dan kendaraan penumpang.

Ada sejumlah poin penting yang dijadikan indikator bahwa suatu kendaraan dikatakan layak beroperasi di jalan. Diantaranya adalah rem, lampu utama maupun lampu indikator, bagian – bagiannya tidak kropos sebab apabila terdapat kropos di bagian kendaraan, tentu akan membahayakan bagi pengendara yang lain juga.

“Dalam SOP kami, untuk pengujian terhadap satu kendaraan mempunyai lama durasi 55 menit”, ungkap gadis jebolan STTD ini.

Kesulitan dalam melaksanakan tugas, pasti pernah dialami seperti halnya Annisa. Sebab, di awal dirinya diterima di Dishub, Annisa mendapat tugas lain yang kemudian di ‘rolling’ hingga saat ini mendapat jabatan fungsional sebagai penguji kendaraan.

“Kalau saya tidak menyebutnya kesulitan ya, namun lebih ke tantangan. Sebab dalam mengemban tugas ini, harus berhadapan langsung dengan masyarakat dengan berbagai karakter maupun sifat yang melekat. Ada yang sabar ada yang tidak ketika sedang dilakukan pengujian”, jelas Annisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *