Wartawan di Jateng Digojlok Terkait Penulisan Berita, Wagub Minta Dibedakan mana Wartawan Abal-abal dan Kompeten

oleh -509 views

UKW yang digelar sejak Rabu (24/7) malam hingga Jumat (26/7) siang nanti di Ruang Gladiol Star Hotel Semarang

Seputarmuria.com, SEMARANG – Sebanyak 30 wartawan se Jawa Tengah baik cetak, elektronik maupun online diberikan pengetahuan terkait penulisan berita.

Di mana kegiatan itu dikemas dengan cara Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar sejak Rabu (24/7) malam hingga Jumat (26/7) siang nanti di Ruang Gladiol Star Hotel Semarang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dari PT. Semen Gresik Rembang guna peningkatan kompetensi dan profesionalitas wartawan. 

Dalam kegiatan itu juga turut dihadiri dan dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin.

“UKW ini penting untuk memerangi hoaks yang kerap memicu persoalan dalam berbagai aspek kehidupan. Selain itu, Pemprov mengapresiasi Semen Gresik yang memprakarsai uji kompetensi ini, sehingga wartawan lebih memahami kode etik agar dapat meredam hoaks,” katanya saat mengawali sambutan pembukaan.

Dia melanjutkan, banyak hoaks yang disebarkan sehingga meresahkan masyarakat luas. Oleh karenanya, pendidikan menhenai pemberitaan harus selalu dimaksimalkan.

”Berkat UKW ini, kami juga bisa menyaring pihak-pihak tertentu yang kerap mengatasnamakan media namun untuk kepentingan yang tidak berkaitan dengan publik. Semoga Pemprov Jateng juga bisa dikirimi daftar pemegang kartu tanda lulus UKW. Jadi kami juga bisa membedakan mana wartawan yang abal-abal dan yang telah tersertifikasi,”harap Taj Yasin.

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam peningkatan kompetensi wartawan.

“Peran media sangat penting dalam menyajikan fakta, terlebih dalam era digital dan media sosial seperti sekarang ini. Penguatan peran media yang dibarengi peningkatan kompetensi dan profesionalitas akan meningkatkan kualitas informasi yang disajikan,” ungkap Gatot Mardiana.

”Selain itu, media memiliki fungsi edukasi dan kontrol sosial dengan informasi yang akurat dan terverifikasi. Semen Gresik menghargai kebebasan pers dan siap bermitra dengan media,” pungkasnya.

Ketua PWI Jateng Amir Machmud mengatakan, sejak 2015 lembaga yang dipimpinnya sudah menggelar UKW sebanyak 15 kali hasil kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, perguruan tinggi maupun instansi swasta. Meski begitu, Amir Machmud menegaskan kerjasama itu tak akan mempengaruhi netralitas serta independensi media dan wartawan.

“Anggota PWI akan tetap bekerja secara profesional dan independen,” tandasnya.

Tahun ini adalah kali kedua Semen Gresik mendukung pelaksanaan UKW. Tahun lalu, kegiatan serupa juga diadakan dengan peserta wartawan di wilayah Kabupaten Rembang. Para peserta baik level muda, madya dan utama dibekali berbagai materi mulai dari kode etik jurnalistik, UU Pers, UU ITE dan lainnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *