Wartawan Adu Mulut dengan Polisi Rembang di Acara Puncak HUT Bhayangkara ke 73 di Sale

oleh -22 views

Jajaran Polres Rembang adu mulut dengan para wartawan usai peringatan HUT Bhayangkara ke 73

Seputarmuria.com, REMBANG – Kejadian adu mulut dan saling bantah antara wartawan dan jajaran Polres Rembang seusai upacara HUT Bhayangkara ke 73 di halaman Polsek Sale, Rabu (10/7) cukup menyita perhatian.

Mengingat acara puncak itu, sebelumnya berjalan khidmad. Namun di acara itu, ada salah satu wartawan terlibat konflik dengan salah seorang oknum polisi.

Di mana, salah satu wartawan Radio di Rembang bernama Asmui cekcok dengan Aipda Zainal Abidin, Kanit reskrim Polsek Sarang sehingga membuat suasana tasyakuran menjadi memanas hampir beradu fisik di tengah keramaian usai upacara.

Kejadian itu bermula ketika Asmui hendak mengambil gambar saat prosesi wawancara dengan Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso.

Namun saat itu, dirinya bersenggolan dengan Aipda Zainal hingga smartphone android miliknya terjatuh ke tanah dan rusak parah.

Dari pantauan di lapangan, saat itu Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso yang sedang diwawancarai wartawan kemudian beralih fokus kepada insiden tersebut. 

Tak hanya Kapolres saja, ada sejumlah perwira polisi yang berada di lokasi itu pun langsung mendatangi titik perseteruan antara Asmui dengan Aipda Zainal.

“Ini bukan soal harga dari HP saya yang pecah, tapi beliau ini seperti sengaja nyenggol saya sampai HP layarnya pecah dan mati begini. Bagaimana data-data didalamnya, pasti hilang,” kata Asmui saat dimediasi oleh Kapolres dan sejumlah perwira lainnya.

Kapolres yang memediasi perseteruan itu kemudian meminta agar oknum wartawan tidak emosi atas kondisi tersebut. 

“Sudah mas, ini nanti bisa kita ganti. Tolong hargai saya sebentar karena sedang berlangsung acara ini,” ucap Kapolres saat memediasi wartawan.

Namun, cekcoknya wartawan dengan oknum polisi tersebut hanyalah prank untuk memberikan kejutan terhadap Kapolres pada momen tasyakuran HUT Bhayangkara ke 73. 

Di sisi lain, android milik Asmui yang sudah kondisi rusak parah dengan layar pecah-pecah itu memang sudah disiapkan dari rumah demi menjalankan aksinya untuk memberikan kejutan pihak kepolisian.

Dan akhirnya,kondisi yang semula memanas itu diakhiri dengan pemberian kue ulang tahun yang bertuliskan HUT Bhayangkara ke 73 dari wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Rembang.

“Saya ini gak pernah kena prank malah diprank sama wartawan ini. Luar biasa emang. Posisi seperti ini, bikin saya tadi gak bisa ngomong lho tadi. Terimakasih semuanya,” kata Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso seusai meniup lilin sembari tertawa.

Adapun dalam kegiatan upacara tasyakuran HUT Bhayangkara ke 73 di Mapolsek Sale itu dihadiri Bupati Rembang dan wakil Bupati Rembang. Serta jajaran Forkopimda Kabupaten Rembang. Diisi pula dengan kegiatan hiburan seperti marching band dari Pondok pesantren Al-Anwar Sarang, dan orgen tunggal.

Acara diakhiri dengan ramah tamah para tamu, termasuk wartawan dengan anggota kepolisian yang sempat bertikai dalam skenario prank menjadi damai. Kapolres mengaku prank tersebut sempat membuatnya panik. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *