Wabup Pastikan Pati Siap Jadi Tuan Rumah Liga 3 Jateng

oleh -18 views

Seputarmuria.com, PATI – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang juga selaku Ketua Umum Persipa mengatakan bahwa kondisi pandemi yang saat ini terjadi memang sangat memprihatinkan di segala aspek termasuk bidang olahraga.

Namun meskipun demikian, Wabup tetap mengajak para penggila olahraga untuk tetap semangat. Terlebih tidak lama lagi rencananya akan berlangsung Liga 3 Jawa Tengah.

“Terlebih sepak bola ini merupakan olahraga yang memang harus kita lakukan. Secara umum, saya menghargai apa yang menjadi program PSSI. Sebab yang namanya aturan itu pasti dari atas ke bawah, kita tinggal mengikutinya. Terkait bagaimana kompetisi ini nanti berjalan, kita tinggal menunggu arahan dari Asprov”, ujar Saiful Arifin, saat rapat virtual bersama Asprov Jateng dan PSSI se Jateng, Kamis (9/7/2020).

Dalam rapat secara virtual tersebut, Ketum Asprov Jateng Edi Sayudi menyampaikan banyak hal tentang Liga 3 hasil koordinasinya dengan PSSI pusat bersama Asprov PSSI se Indonesia.

Wabup menekankan bahwa apapun yang terjadi, kompetisi liga 3 tetap harus dilaksanakan. Sebab hal ini dapat memberikan secercah harapan bagi para pemain – pemain muda. Ia menekankan bahwa kompetisi tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pemain – pemain muda ini kita wadahi. Namun dengan salah satu upaya tetap dilaksanakan tanpa adanya penonton. Dengan kondisi seperti ini otomatis kita akan menerapkan protokol kesehatan saat di lapangan”, ucapnya.

Namun, lanjut Wabup, pihaknya di kondisi seperti saat ini memang lebih mendukung kompetisi tetap berlanjut meski tanpa kerumunan penonton.

“Meskipun olahraga sepak bola tanpa penonton itu ibarat makan sayur tanpa garam”, imbuhnya.

Memaklumi kondisi yang saat ini terjadi, Wabup menilai bahwa pelaksanaan kompetisi harus dijalankan. Sebab tanpa adanya kompetisi, nasib para pemain muda seperti terabaikan.

“Oleh sebab itu, regulasinya mari kita bahas secara bersama – sama. Dan menurut saya, agar untuk menghemat biaya terlebih di tengah pandemi, kompetisi ini dapat dilaksanakan secara home turnamen”, paparnya.

Kepada para peserta rapat virtual, Wabup juga menawarkan bahwa Kabupaten Pati siap apabila terpilih menjadi tuan rumah dalam kompetisi liga 3 Jateng tersebut.

“Saya berharap agar pelaksanaan kompetisi ini berjalan dengan baik. Dan saya selalu mendukung apa yang menjadi keputusan maupun regulasi dari PSSI pusat maupun Asprov”, pungkasnya.

Sementara, Ketua Asprov Jateng Edi Sayudi mengatakan seperti apapun kompetisinya nanti, tetap menunggu aturan / regulasi dari pusat. Kalau ibarat sayur tanpa garam, maka masih ada telur asin yang artinya kompetisi harus jalan terus.

“Namun, meski kompetisi berjalan. Rasanya percuma bila tidak ada degradasi dan promosi, apa artinya? Kompetisi tanpa penonton ditambah tidak adanya degradasi dan promosi, apa artinya kompetisi liga 3 ini?”, ucapnya.

Hal tersebut menjadi berbeda, meski tidak ada degradasi dan promosi apabila penonton masih bisa masuk secara bebas, maka masih dapat hiburannya dan wisata yang bisa dikunjungi.

“Berdasarkan apa yang disampaikan PSSI pusat, yang dapat lolos ke tingkat nasional dari Jawa Tengah hanya 2 tim saja. Dengan demikian, kita bisa membuat Jawa Tengah bekerja lebih keras dan melakukan pendekatan kepada PSSI pusat agar kami bisa ditunjuk di putaran final. Itu yang menjadi harapan kita”, paparnya.

Edi berpesan kepasa klub – klub liga 3, ketika nanti berjalan, agar dapat lolos maka membangun tim jangan sampai setengah – setengah. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *