Usir Kepenatan di Kelas Melalui Hobi Merias

oleh -340 views

Seputarmuria.com, PATI – Tidak hanya menjadi seorang guru, Nur Wafiq Suraidah juga memiliki kesibukan lain disela – sela tugasnya mengajar yaitu tukang make up atau biasa disebut make up artist (MUA).

Ia mengaku bahwa sebenarnya tidak begitu suka make up. Namun, akibat pergaulan bersama teman sejawat semasa kuliah, ia pun secara otomatis naksir dengan dunia make up.

“Setelah lulus kuliah yang seharusnya harus langsung jadi tenaga pengajar, aku malah berniat memperdalam bakat make up ku di salah satu MUA di Pati. Sampai akhirnya bisa dan sekarang sudah berani rias sana sini”, ungkap gadis yang akrab disapa Vivi ini.

Gadis kelahiran Juni 1995 ini mengungkap bahwa kesukaannya pada rias muncul juga karena teman – teman sejawatnya begitu suka dandan, hal tersebut akhirnya nular pada dirinya. Bagi Vivi, jadi tukang rias merupakan pengusir kepenatan di sela waktunya mengajar yaitu di SDN 1 Sambirejo Kecamatan Gabus.

“Bagiku kerja di bidang pendidikan kan sepaneng ya, terus make up itu kayak jamu. Bisa bikin semangat lagi. Terlebih kalau sudah rias wajah orang haha”, ucapnya.

Tak hanya itu, demi mengembangkan bakatnya itu, Vivi pun sempat belajar dari salah satu MUA Pati. Juga terkadang, ia menyempatkan belajar dari kelas make up di Semarang maupun di Solo.

Sampai saat ini, lanjut Vivi, memang belum banyak orderan yang datang padanya. Sebaagai pengalaman yang pernah ia rias ialah kalangan remaja, ibu – ibu, bahkan ia mengaku pernah make up Bu Lurah saat mau mengikuti lomba.

Ketika disuruh memilih antara dunia pendidikan dan dunia rias, Vivi menegaskan bahwa itu merupakan pilihan yang berat.

“Mereka bukan sebuah pilihan buat aku. Untuk menjadi tenaga pendidik negeri, memang impian saya dan kedua orang tua, jadi akan selalu saya kejar. Sedangkan rias adalah sampingan yang dapat menghilangkan kepenatan disaat mengajar”, imbuhnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *