Tingkatkan Kualitas Pelatih Karate, FORKI Gelar Coaching Klinik

oleh -606 views

Seputarmuria.com, PATI – Federasi Olah Raga Karate – Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Pati menggelar acara Coaching Clinic Karate Kabupaten Pati yang bertempat di Hotel Safin, 27 & 28 Juli 2019.

Aris Heru Prasetyo yang dalam kegiatan ini bertindak sebagai ketua panitia menyampaikan bahwa coaching ini terlaksana selama dua hari. Hari pertama berisi tentang teori, sedangkan untuk hari kedua ialah praktik.

“Coaching klinik ini ialah untuk nomor kumite. Di karate kan sebenarnya ada dua nomer, yakni kumite dan kata, nah ini yang kumite”, ujarnya saat ditemui, Sabtu (27/7/2019).

Coaching klinik kali ini, lanjut Aris, khusus nomor kumite sebab pertimbangannya adalah agar para pelatih karate di Kabupaten Pati ini, dapat meningkatkan kualitasnya dalam melatih guna menghasilkan bibit – bibit atlet karate yang berprestasi.

Aris menyebut, apabila di review ke belakang sebagai evaluasi dalam kepengurusan, bahwa nomer kata selama ini telah menorehkan berbagai prestasi bahkan di tingkat internasional. Baik di O2SN maupun Popda.

“Untuk itu, di nomer kumite harus ada peningkatan salah satunya melalui coaching klinik seperti ini”, tegasnya.

Acara yang juga dihadiri dan dibuka oleh Dinporapar Kabupaten Pati diikuti peserta sejumlah 36 pelatih karate dari 8 perguruan karate anggota FORKI Kabupaten Pati berusia minimal 18 hingga 50 tahun. Tak hanya itu, acara ini juga persiapan jangka panjang menghadapi Porprov di tahun 2022.

“Di ajang tersebut, kita akab benar – benar menyiapkan atlet karate yang potensial untuk meraih medali. Intinya di coaching klinik ini para pelatih dapat mengaplikasikan di perguruan masing – masing”, imbuhnya.

Untuk pemateri, pihaknya mengatakan telah menghadirkan pelatih PB FORKI yakni sensei Wahyudi. Sensei Wahyudi merupakan pelatih yang telah berhasil menangani tim / kontingen karate Indonesia di ajang O2SN di Belgia beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin memberikan respon positif atas digelarnya coaching klinik tersebut. Terlebih, ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas bela diri di Kabupaten Pati.

“Selain itu, juga untuk meningkatkan kualitas pelatih karate Kabupaten Pati yang mampu menghasilkan atlet karate berprestasi serta bisa membawa nama harum kabupaten Pati”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *