Tahapan Pilkades, Panitia Mulai Dibentuk

oleh -2,001 views

Seputarmuria.com, PATI – Tahapan pemilihan kepala desa (Pilkades) Pati 2019 sudah mulai dilaksanakan. Tahapan yang dimulai dengan pembentukan panitia pilkades di 122 desa yang dilaksanakan mulai Kamis (3/10/2019).

Dalam proses persiapan pilkades ini mendapat alokasi waktu selama 30 hari dan 36 hari berikutnya tahapan pencalonan dan disusul dengan pemungutan suara pada 21 Desember mendatang.

Kasubbag Bina Pemdes Tapem Setda Pati Indah Pebriana menjelaskan, tahapan pilkades sudah dimulai sejak 3 Oktober hingga pelaksanaan pemungutan serta penghitungan suara 21 Desember nanti. Tahapan mulai dilaksanakan setelah Perbup Pati Nomor 52 Tahun 2019 tentang peraturan pelaksanaan Perda 11/2014 tentang Kepala Desa selesai pertengahan September lalu.

Perbup tersebut, mengatur tentang pelaksanaan pilkades gelombang III pada 21 Desember ini. Mulai dari persiapannya, anggaran, hingga pelaksanaan pemungutan suara pada saat pelaksanaan pilkades serentak dilaksanakan.

“Tahapan persiapan paling lama karena membentuk panitia, menetapkan anggaran, penyusunan pemilih, hingga persiapan sarana prasarana”, ungkapnya.

Kemudian, 2 November 2019 nanti mulai pengumuman pendaftaran calon kades dan pendaftaran cakades dilaksanakan 9 hari. Baru selanjutnya penelitian berkas, klarifikasi, ujian bagi cakades lebih dari lima orang, dan penetapan calon kades. Setelah itu dilaksanakan kampanye, masa tenang, hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara 21 Desember nanti.

Ia menambahkan, pada pilkades gelombang III tahun ini ada perbedaan dengan sebelumnya. Yakni tentang pemetaan wilayah dan anggaran yang diambil dari APBDes. Desa yang mempunyai jumlah penduduk sampai 1000 orang dianggarkan maksimal Rp 45 ribu perjiwa dari APBDes.

Sedangkan, lanjut dia, desa yang berpenduduk 1001-2000 maksimal Rp 35 ribu perjiwa, desa berpenduduk 2001-3000 maksimal Rp 25 ribu, dan 3001-keatas diambilkan maksimal Rp 15 ribu perjiwa. APBDes itu dapat bersumber dari aset, hasil usaha desa, pihak ketiga, dan lainnya. Sementara itu anggaran APBD masih sama, yakni Rp 15 ribu perjiwa.

“Total anggaran yang digelontorkan Pemkab Pati untuk pilkades Pati sekitar Rp 7 miliar”, imbuhnya.

Ia juga menyebut, anggaran pilkades dari APBD Pati dan APBDes dari desa penyelenggara. Jika dari anggaran APBD sudah mencukupi, maka tak perlu dianggarkan dari APBDes.

“Namun apabila dari APBD belum mencukupi dpat diambilkan dari APBDes menyesuaikan dengan kekurangannya. Supaya lebih efisiensi saja untuk anggaran desa,” tandasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *