Sumber Gas di Krikilan Rembang Bakal Segera Diproduksi

oleh -12 views

Seputarmuria.com, YOGYAKARTA – Pihak Pertamina saat ini tengah mempersiapkan diri untuk segera memproduksi gas di sumur Migas Desa Krikilan Kecamatan Sumber pada bulan Oktober 2019 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan oleh General Manager PHE TEJ & PHE Randugunting, Darwin Tangkalalo melalui Rico Media Putra di Yogyakarta, Selasa (13/8) pagi.

Dalam hal ini, Rico sapaan akrabnya merupakan Manajer Operasional Pertamina Hulu Energi (PHE). Sementaa itu, dia juga sempat menjabat pimpinan proyek pengeboran di Desa Krikilan, Kecamatan Sumber yang selesai sekitar pada akhir tahun 2016 lalu.

Kemudian, pihaknya juga tengah merinci bahwa saat ini di Desa Krikilan terdapat dua sumur. 

Sumur yang dimaksud ialah sumur tua tahun 1998 silam dan sumur baru. Menurutnya, kandungan gas di sumur tersebut lumayan besar, yakni mencapai 3 juta kaki kubik per hari.

“Kita sudah dapat amanah untuk melakukan pengembangan, kita harus jalan secepatnya. Kami merancang perencanaan. Tahun ini mulai berjalan, bulan Oktober mendatang. Semoga saja bisa tercapai, dan kita minta doanya, “ bebernya.

Tak sampai di situ saja, ia juga tengah bersiap-siap untuk melakukan pengeboran sumur di Desa Jegulo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. 

Selain itu, dia memberikan target tertentu. Yakni pada Minggu pertama bulan September akan dimulai. Dan saat pengeboran awal bakal dilakukan sekitar dengan kedalaman 3 ribu Meter.

“Untuk kegiatan itu tentunya persiapannya yakni mobilisasi alat-alat berat ke lokasi serta pengawalan yang maksimal,”paparnya.

Selain itu, ia akan selalu mensosialisasikan kepada masyarakat yang berada di dekat pengeboran itu.  Sehingga nantinya semua pekerjaan dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

“Sosialisasi kepada masyarakat harus selalu dimaksimalkan supaya ke depanya dapat kesepakatan yang baik. Selain itu, dalam memobilisasi alat alat berat juga menggunakan waktu yang sepi. Misalkan di malam hari. Sebab saat itu, kegiatan atau aktivitas masyarakat rada sepi atau berkurang,”ucapnya.

Kemudian, ia juga mengutarakan untuk tenaga kerja yang akan dipekerjakan, pihak perusahaan tentunya akan mengambil sikap yang bijak. Mengingat salah satu dasar untuk kesuksesan dalam pengeboran atau produktivitas memang harus menggunaian tenaga kerja yang baik pula.

“Soal tenaga kerja, kita (pihak Pertamina Hulu Energi) berjanji siap memberdayakan tenaga kerja lokal. Misalkan saja, di tingkat lokal ada dan mumpuni tentunya akan kita berdayakan. Dan jika memang tak ada akan merekret bahkan mendatangkan baru pekerja dari luar, “ tambahnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *