SPFA, Akademi Sepak Bola dengan Fasilitas Prima

oleh -1,045 views

Seputarmuria.com, PATI – Wakil Bupati Pati Saiful Arifin yang juga merupakan Ketua Umum Persipa Pati, bekerjasama dengan pelatih sepakbola profesional Rudy Eka Priyambada, mendirikan Safin Pati Football Academy (SPFA) di Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati.

Saiful Arifin menyampaikan, pembangunan akademi sepakbola dengan fasilitas prima ini dimaksudkan untuk melakukan pembangunan sepakbola dari desa. Selain itu juga dalam rangka mendukung Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2019 tentang percepatan persepakbolaan nasional.

“Ini salah satu upaya meng-euforia-kan sepak bola, khususnya di Pati. Dimulai dari desa-desa. Sebab, Inpres sudah dijalankan, saya berharap nanti yang meresmikan akademi ini presiden atau setidaknya menteri olahraga. Apabila nanti seluruh fasilitas sudah jadi, kira-kira pertengahan 2020,” ucap Safin, panggilan akrabnya, dalam acara Fun Game & Open House di Lapangan Mojoagung, Sabtu (9/11/2019).

Safin mengatakan, fasilitas yang ada di SPFA antara lain ialah tiga lapangan sebagai training ground serta asrama/mess.

“Saat ini kita sudah memiliki mess berkapasitas 40 orang. Kemudian lapangan yang sudah jadi ada dua. Saat ini sedang kami bangun satu lapangan lagi dan mess berkapasitas antara 300 sampai 350 orang. Kalau sudah jadi semua, nanti kita buka pendaftaran besar-besaran,” ujarnya.

Safin mengungkap, ide awal pendirian akademi ini sebetulnya ialah untuk menggerakkan desa-desa agar menyediakan fasilitas sepakbola yang baik bagi masyarakat.

Safin menyebut, 401 desa dan 5 kelurahan yang ada di Pati hampir seluruhnya memiliki lapangan sepak bola. Dengan berdirinya akademi di Desa Mojoagung, ia berharap desa lainnya akan mengikuti. Minimal membangun lapangan berkualitas baik.

“Dengan adanya fasilitas lapangan yang baik, anak-anak muda pasti tergerak untuk bermain sepak bola. Mengenai bagaimana membangunnya, tinggal pintar-pintarnya pihak desa. Pakai dana desa bisa, menggandeng pihak swasta juga bisa. Yang penting desa tidak dirugikan,” ucapnya.

Dalam SPFA, lanjut Safin, selain berlatih sepakbola secara intensif, para siswa juga mendapat pelajaran akademik, keagamaan, dan bahasa dengan sistem homeschooling. Namun, tujuan utamanya tetaplah melahirkan atlet-atlet sepakbola berkualitas.

“Di sini bukan hanya mendidik untuk bermain bola, Namun juga menyalurkan. Kami bekerjasama dengan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia), ASIOP (Akademi Sepakbola Intinusa Olah Prima), bahkan juga klub-klub bola luar negeri. Nanti kalau ada pemain kita yang bagus, bisa bermain di sana. Sebaliknya, dari sana juga bisa kita bawa ke sini,” jelasnya.

Safin berharap, SPFA dapat menjadi akademi sepakbola terbaik se-Indonesia. Ia berharap, dari akademi ini akan lahir pemain-pemain Timnas, baik junior maupun senior. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *