Seluruh Fraksi Menerima dan Menyetujui Raperda Menjadi Perda Tentang Perubahan APBD TA 2019

oleh -250 views

Seputarmuria.com, PATI – Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, dan Sekretaris Daerah Suharyono menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Sabtu (24/8/2019).

Agenda utama dalam rapat paripurna tersebut ialah penyampaian pendapat akhir fraksi dan persetujuan bersama terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2019.

Tujuh dari delapan fraksi yang ada di DPRD Pati, melalui juru bicara masing-masing, menyampaikan pendapat akhirnya. Hanya fraksi Nasdem yang tidak menyampaikan pendapat akhir.

Secara umum, seluruh fraksi menerima dan menyetujui Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2019 untuk ditetapkan menjadi Perda. Namun, beberapa fraksi memberikan catatan khusus.

Satu di antaranya ialah Fraksi PDIP. Melalui juru bicaranya, Jamari, Fraksi PDIP memberi saran pada Pemkab Pati untuk mengadakan program jangka panjang berkesinambungan terkait ketersediaan air.

“Misalnya, program Basah’i Pati Selatan. Kegiatannya harus segera dimulai secara bertahap, sehingga dalam jangka waktu empat sampai lima tahun, masyarakat dapat menikmati ketersediaan air, baik untuk konsumsi maupun irigasi,” ujar Jamari.

Setelah seluruh fraksi menyatakan persetujuannya, Badan Anggaran DPRD Pati yang diwakili Teguh Bandang Waluyo menyampaikan pendapatnya.

“Dari hasil pembahasan Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Pati 2019 di Badan Anggaran dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait, masih ada pergeseran antarkelompok belanja, antarunit organisasi, dan antarjenis belanja,” ucap Teguh.

Pergeseran anggaran antara lain terjadi di DPUTR (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). Terdapat pengurangan sebesar Rp 415,8 juta pada kegiatan pemeliharaan jalan DPUTR, yang kemudian digeser ke Inspektorat sebesar Rp 100 juta dan Humas Setda sebesar Rp 315,8 juta.

Sebelum penandatanganan persetujuan bersama, Bupati Pati Haryanto juga membacakan pendapat akhirnya.

Haryanto menjelaskan, setelah hasil pembahasan bersama tentang Raperda Perubahan APBD, ketiga pos utama APBD, yakni pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah tidak mengalami perubahan nominal.

Adapun rinciannya ialah, target anggaran pendapatan daerah tetap Rp 2,83 triliun.

Selanjutnya, belanja daerah tetap Rp 3,06 triliun. Namun, terdapat beberapa pergeseran anggaran.

Kemudian, penerimaan pembiayaan daerah tetap Rp 252,39 miliar. Begitu juga pengeluaran pembiayaan daerah, tidak ada perubahan, tetap Rp 20,35 miliar.

“Selanjutnya, Raperda Perubahan APBD setelah kita sepakati bersama dan Raperbup tentang penjabaran Perubahan APBD akan kita sampaikan pada Gubernur Jawa Tengah paling lama tiga hari kerja. Dan waktu evaluasi oleh gubernur paling lama 14 hari kerja. Evaluasi gubernur bertujuan agar tercapai keselarasan kebijakan daerah, provinsi, dan nasional,” jelas Haryanto.

Usai menyampaikan pendapat akhirnya oleh Bupati Haryanto, dilakukan penandatanganan persetujuan bersama terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2019. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *