Sambut Tahun Baru Islam 1441 H Melalui Pagelaran Seni

oleh -499 views

Seputarmuria.com, PATI – Sekelompok anak muda dari Karangtaruna Desa Sokopuluhan merayakan tahun baru islam dengan cara yang berbeda. Yaitu, mereka merayakannya dengan menggelar pagelaran seni dan kebudayaan.

Sejumlah pementasan seni pun telah dipersiapkan guna memeriahkan malam tahun baru Islam. Usai melantunkan doa awal dan akhir tahun bersama, pementasan dimulai. Tari tradisional, qasidah, seni tilawah Al-Qur’an, teater hingga musikalisasi puisi dipertunjukkan untuk mengisi acara.

Acara yang dihadiri ratusan warga setempat itu memang ditujukan untuk memberi ruang kreatifitas berbagai lembaga pendidikan dan komunitas di Desa Sokopuluhan.

Sejumlah siswa-siswi jenjang MI, SD, TPQ hingga kelompok musik akustik turut memeriahkan acara tersebut.

“ini rutin digelar tiap tahun baru Islam, juga sudah yang ketiga kalinya. Selain itu, pentas seni ini berguna memberikan wadah apresiasi seni dan pertunjukan untuk semua usia dan latar belakang, agar memiliki semangat yang sama,” ujar Miftahurrohim, ketua penyelanggara (2/9/2019) kemarin.

Bagi dia, pentas seni dipilih dengan alasan bahwa semakin hari masyarakat lebih menjadi konsumen dari pada produsen kreasi seni. Baik seni rupa, sastra, pertunjukan maupun musik.

“Dengan adanya momen tahun baru islam, kami ingin membuat warga kami juga memiliki selera yang bagus dan membangkitakan insting berkesenian dalam masyarakat. Tentu saja tak jauh dari frame Islam dan kebudayaan Jawa,” tuturnya menjelaskan.

Tak hanya itu, rupanya minat para pemuda tersebut mendapat tanggapan hangat oleh pemerintah desa setempat.

“Saya senang sekali punya anak-anak muda yang kreatif dan menggelar hal positif seperti ini. Kami menyambut baik apa yang mereka kerjakan,” terang Mashadi, Kepala Desa.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, H. Dandang Sa’dun menyampaikan dukungan penuhnya terhadap keberlanjutan acara itu tiap tahun.

“Acara ini harus semakin berkembang dan besar pada kesempatan selanjutnya. Memberi contoh bagaimana perpaduan luhur apresiasi seni islam dan kultur agama islam dengan baik. Ini sangat positif sebagai hiburan sekaligus memperingati hari besar islam”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *