Reshuffle Pejabat, Bupati Ingin Ada Peningkatan Kinerja

oleh -331 views

Seputarmuria.com, PATI – Berlokasi di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (12/10/2019) dilaksanakan pelantikan serta pengambilan sumpah janji untuk pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas.

Sebanyak 65 pejabat di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pati mengalami reshuffle. Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa, hal ini dilakukan bahwa pejabat mempunyai masa bakti. Oleh sebab itu, ada yang namanya mutasi untuk penyegaran maupun promosi untuk pengisian posisi yang kosong.

Dalam reshufle tersebut, Bupati Pati Haryanto didampingi oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin dan Sekda Pati Suharyono. Serta disaksikan oleh para kepala OPD maupun camat.

“Jadi bagi para aparatur, harus ada eveluasi, yaitu 5 tahun sekali. Hal ini dilakukan, manakala masih dibutuhkan dan berdasarkan rekomendasi, ya otomatis masa baktinya bisa diperpanjang”, ujar Bupati Pati Haryanto saat memberi sambutan.

Ia menyebut, dalam melakukan reshuffle, ada yang memang masih diperpanjang, ada yang berdasarkan rekomendasi KSN, serta guna mendapat penyegaran.

“Rotasi maupun penyegaran ini bukan karena ada hal – hal negatif, namun agar dapat memaksimalkan kinerja dalam lembaga. Yang menilai itu pimpinan, saya pun bertanya kepada pimpinan dahulu ketika dilakukan rotasi maupun promosi”, imbuhnya.

Bupati mengimbau kepada semua yang hadir, apabila ada staf yang berani dengan pimpinan, otomatis tidak mungkin dilakukan promosi. Hal itu lantaran, pegawai tersebut tidak mempunyai loyalitas.

“Hari ini jangan ada prasangka yang lain, niatnya adalah untuk memaksimalkan tugas dan kinerja. Selain itu juga untuk meningkatkan gagasan maupun ide yang nantinya disalurkan”, imbaunya.

Karir itu, lanjut Bupati, yang didapat saat ini tidak mungkin bisa bertahan selamanya. Terlebih adalah kepegawaian itu dinamis. Kalau TNI dan Polri malah lebih singkat dalam dilakukan rotasi maupun promosi.

“Berkarya yang baik, maksimalkan kinerja anda. Reshuffle Ini merupakan kebutuhan, dan kebutuhan ini tidak bisa kita tunda. Sekarang itu kalau kita tidak inovasi, pasti akan tertinggal. Pergantian posisi maupun kepemimpinan tidak akan menghambat dan menghalangi kerja yang ada selama ini”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *