Rembang Siap Jadi Kabupaten Sayang Ibu dan Bayi

oleh -575 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Kabupaten Rembang mendapat kunjungan dari Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah guna melakukan verifikasi lapangan evaluasi implementasi Gerakan Sayang Ibu dan Anak (GSIB) tingkat provinsi.

Dalam mengikuti lomba GSIB ini Rembang diwakili oleh Desa Gunem Kecamatan Gunem. Sebelumnya ada enam nominasi kabupaten/kota setelah dilakukan penjabaran. Dan akhirnya hanya menyisakan tiga kabupaten/kota saja diantaranya Kota Semarang, Kabupaten Wonosobo dan Rembang.

Sebelum melakukan verifikasi ke Desa Gunem, tim penilai dari provinsi disambut oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz beserta Istrinya Hasiroh Hafidz, istri Wakil Bupati Vivit Bayu Andriyanto serta Sekretaris Daerah Subakti di rumah dinas Bupati Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz berharap nantinya dapat memberikan hasil yang baik dan bisa memberikan semangat bagi masyarakat yang lain untuk hidup sehat. 

Menurutnya, prioritas utama dalam programnya selama menjabat adalah kesehatan dan pendidikan. Sehingga kedua komponen ini merupakan kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan.

“Jadi semua ini kita lakukan karena kita diilhami dengan hidup sehat, kalau tidak sehat maka kita tidak bisa apa-apa. Dan dengan sehat ini nanti kita bisa mengimplementasikan berbagai kegiatan di lapangan. Saya dan wakil sejak dilantik dari dulu ini prioritas saya adalah kesehatan dan pendidikan, karena kedua komponen ini berkesinambungan dan tidak bisa dipisahkan,”jelasnya.

Sementara itu tim penilai provinsi yang diketuai oleh Dewi Indrajati selaku Kabid Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan DP3AP2KB Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa hal ini bukan hanya sekedar lomba tetapi juga merupakan rutinitas masyarakat dalam memperhatikan gizi ibu hamil sehingga mengurangi angka kematian bayi dan penegasan untuk menekan angka stunting yang masih tinggi.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rembang Hasiroh Hafidz mengungkapkan untuk mencapai tujuan yang sudah menjadi target bersama juga harus didukung dan dilakukan secara bersama-sama pula. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *