Rekomendasi DPP PDI untuk Calon Pilkada di Rembang Bakal “Mepet”

oleh -17 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Rekomendasi untuk menunjuk calon Bupati dan Wakil Bupati dari PDI Perjuangan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Rembang pada 9 Desember 2020 diprediksi bakal diturunkan pada waktu yng sangat mepet.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPC PDI P Rembang M. Ridwan kepada media. “Kalau melihat pengalaman Pilkada lalu, surat rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP), baru turun seminggu sebelum pendaftaran bakal calon berakhir,”katanya.

Ia menilai, justru diturunkannya di saat waktu mepet, DPP ingin mencermati perkembangan politik di tingkat daerah.

Hanya saja, saat ini pihaknya sudah melakukan penjaringan calon secara internal.

Selain itu, nama nama yang telah mendaftarkan diri ke PDI P baik untuk Cabup dan Cawabup pun masih digodok pengurus pusat, untuk menentukan siapa yang berhak mengantongi rekomendasi.

“Saya rasa yang daftar lewat PDI P mempunyai kans yang sama, soal rekomendasi pengalaman-pengalaman yang dulu biasanya seminggu sebelum pendaftaran berakhir. Partai kadang bikin deg-degan yang di bawah. Sekarang tinggal figur yang baik-baik itu dipilih yang paling baik oleh DPP, “ kata Ridwan, Selasa (30/6/2020).

Pihaknya juga mengakui dengan modal 6 kursi DPRD, pihaknya masih berharap kader PDI Perjuangan sendiri bisa maju mencalonkan diri, sebagai Cabup atau Cawabup.

Ia mencontohkan Sekretaris DPC PDI P, Widodo, seandainya bisa mendampingi Abdul Hafidz, Bupati sekarang, tentu mesin partai banteng moncong putih akan all out mendukung. Tapi sejauh ini juga belum ada tanda-tanda, termasuk partainya akan merapat ke kubu mana, karena penjajakan dengan sejumlah partai politik masih berlangsung.

“Kalau ada kader sendiri maju ya alhamdulilah. Kalau pak Hafidz kersa sama mas Widodo, kita pasti all out. Hampir semua partai, kita ajak komunikasi. Mengerucut ke mana masih belum. Harapan saya kalau bisa diselesaikan hari-hari ini, kenapa harus menunggu gitu lho mas, “ imbuh pria warga Desa Kebloran, Kecamatan Kragan ini.

Sejauh ini baru Abdul Hafidz, Bupati sekarang yang dijagokan lagi sebagai calon Bupati oleh PPP. Kemudian Harno, kandidat Cabup Partai Demokrat yang kemungkinan akan diusung bersama PKS, Gerindra dan Hanura. Nasdem sendiri yang mempunyai 7 kursi, melalui ketuanya, Bayu Andriyanto (Wakil Bupati sekarang-Red) sempat mendaftar sebagai Cawabup di PPP. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *