Putri Daerah Asal Pati ini Tak Menyangka Dinobatkan Jadi Peraih Penghargaan Anindya Wiratama Terbaik

oleh -454 views

Okta berfoto bersama dengan kedua orang tuanya

Seputarmuria.com, PATI – Putri daerah asal Kelurahan Kutoharjo, Kecamatan Pati ini mendapat kehormatan sebagai Taruni terbaik peraih penghargaan Anindya Wiratama dalam Upacara Penutupan Pendidikan (Tupdik) dan Wisuda Sarjana Taruna Akademi Militer (Akmil) Tingkat IV Tahun Pendidikan 2018/2019, di Lapangan Pancasila, Akmil Magelang, Senin (8/7/2019).

Sermatutar (Sersan Mayor Satu Taruna) Dewi Okta Pusparini (22), putri daerah ini berhasil mengharumkan nama Kabupaten Pati.

Ketika dikonfirmasi, Senin (8/7/2019) malam, putri dari pasangan Pariyo dan Warih Siswini ini tengah menanti kereta yang akan mengantarnya ke Jakarta.

Gadis yang selalu disapa Okta ini mengaku masih tidak percaya mendapat kepercayaan untuk meraih Anindya Wiratama.

“Prinsip saya yaitu, selalu mengerjakan setiap tugas dengan maksimal. In syaa Allah prestasi dan kebanggaan akan mengikuti, sebagai bonus dari hasil kerja keras,” ucap alumnus SMAN 1 Pati Jurusan IPA.

Okta meyakini, hasil capaiannya ini didapat terutama tak lepas dari doa restu kedua orang tuanya. Meski kedua orang tuanya adalah masyarakat biasa,nmereka selalu mendukung pilihan hidupnya.

“Mereka selalu mendoakan yang terbaik untuk saya, mendukung cita-cita saya, serta setia menemani saya sejak tes awal sampai sekarang”, tutur gadis kelahiran 23 Oktober 1996 ini.

Ia mengaku memiliki hasrat (passion) tinggi dalam dunia kemiliteran. Melanjutkan pendidikan di Akmil merupakan keinginannya sendiri.

Sejak bergabung dengan Gastra dan Paskibra di sekolahnya 2 tahun lalu, Okta jadi lebih mengenal dunia militer. Sejak itu pula ia berkeinginan melanjutkan pendidikan ke Akmil.

“Usai lulus SMA 2015, saya diterima di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada melalui jalur SNMPTN. Tapi saya tetap mencoba mendaftar Akmil karena memang itu cita-cita saya dari awal. Alhamdulillah, saya lolos tahun itu juga,” ungkapnya.

Okta sendiri yang memilih terjun ke dunia militer. Sementara kakaknya, Dyah Ayu Pusparini (29) memilih menjadi pegawai bank swasta. Sedangkan adiknya, Danang Priyo Sambodo (20) masih menempuh kuliah di UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Sebagai senior serta putri daerah, ia ingin ada juniornya di Pati yang mengikuti jejaknya. Selain itu, Ia berharap agar adik kelasnya di Pati dapat lebih mengenal dunia militer serta membuka wawasan mengenai sekolah-sekolah kedinasan.

“Dalam bidang ini, saya yakin, warga Pati juga mampu bersaing di kancah nasional,” ujarnya.

Tak lupa, ia mengimbau pada generasi muda bangsa untuk mengenali ideologi bangsa. Serta menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Ia pun berharap pada generasi penerus bangsa untuk memaksimalkan masa muda dengan hal-hal positif.

“Biasakanlah bekerja keras di hari muda, agar bahagia di hari tua. Jangan sia-siakan masa muda dengan hal-hal yang mengenakkan tapi menjerumuskan”, tandasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *