Puluhan Mahasiswa UNDIP Tuntaskan KKN Penataan Arsip Desa

oleh -599 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Sebanyak 80 mahasiswa fakultas Vokasi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang telah usai melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik penataan arsip Desa. Selama delapan hari, sejak 15 hingga 23 Desember 2019 mereka berkeliling ke semua Desa / kelurahan.

Banyak kesan yang mereka dapat selama KKN di kota garam, terlebih mereka harus berkeliling ke semua Desa / Kelurahan dimana memiliki karakter yang berbeda- beda. Tetapi semuanya menjadi kesan positif, terlebih baru kali ini mereka KKN di banyak desa.

Cahyadi Setyo Hartati, salah satu mahasiswa UNDIP mengaku senang dan menjadi pengalaman berharga karena KKN kali ini beda dengan KKN yang selama ini ada. Mereka terjun ke seluruh Desa dan Kelurahan dengan bermacam karakter.

Dari analisanya juga rata- rata di pemerintahan desa tidak ada pegawai khusus yang menangani kearsipan. Menurutnya akan lebih baik jika memberdayakan pemuda potensial di Desa masing- masing agar pengelolaan arsip lebih baik.

” Baru kali ini KKN muter di banyak tempat, biasanya satu desa saja. Dalam pelaksanaan tugas kita bertemu dengan banyak karakter sambutan, rata rata di desa ini terjadi dualisme tugas , tidak ada personel khusus yang menangani kearsipan alangkah baiknya jika memberdayakan pemuda desa, ” ungkapnya.

Setiap hari mereka harus menata kearsipan di Desa selama 3 sampai 4 jam. Mereka juga harus berpacu dengan waktu untuk merampungkan arsip di 294 Desa / Kelurahan yang tersebar di 14 kecamatan selama delapan hari.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang , Agus Salim menjelaskan mahasiswa UNDIP ini melaksanakan pendataan dan penataan arsip desa dalam penyusunan profil kearsipan Desa. Selain dari mahasiswa UNDIP kerjasama juga dilakukan dengan empat Sekolah di Rembang , diantaranya SMK Umar Fatah, SMK Muhammadiyah, SMK Cendekia dan SMK Yos Sudarsono untuk alih media arsip di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Jadi ada penataan kearsipan, bagaimana menata arsip sesuai undang- undang , termasuk alih media juga. Sehingga arsip yang sudah tidak aktif bisa dialih mediakan jadi bisa lebih efisien, sudah digitalisasi sehingga lebih aman jika terjadi hal- hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran dan lainnya, ” terangnya.

Dalam acara tersebut juga ditanda tangani kerjasama dalam hal kearsipan antara Pemkab Rembang dengan UNDIP dalam hal ini dilakukan oleh Kadin Pusarsip dan Dekan Sekolah Vokasi UNDIP, Prof Dr. Ir.Budiyono, M. Si. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *