Pria-pria ini Pada Daftar di Acara Rembang Gelut

oleh -206 views

Seputarmuria.com, REMBANG – JAWA TENGAH – Banjir pendaftar terjadi dalam event bela diri bertajuk “Rembang Gelut” Season I yang akan digelar oleh Sasana Cobra Muay Thai di Kafe CM Universe Jalan Lingkar Rembang, Sabtu (24/2/2024).

Ketua Sasana Cobra Muay Thai, Rita Wulansari menuturkan pihaknya hanya menyiapkan 30 laga putra/putri, dari kelas 48 kilo gram hingga 115 kilo gram. Semua merupakan petarung pemula, bukan profesional.

Mereka tidak hanya dari Kabupaten Rembang, tetapi sebagian peserta dari luar daerah, seperti Pati, Kudus, Purwodadi, Batang, hingga Blitar Jawa Timur.

“Totalnya ada 60 petarung akan ikut ambil bagian. Ada kelas putrinya juga di kelas 45 dan 60 Kg,” ungkapnya, Jum’at (23/02).

Sabtu pukul satu siang akan diawali dengan timbang badan, kemudian langsung dilanjutkan pertandingan.

“Siang ada 15 nomor, sedangkan malam 15 nomor,” kata Rita.

Ia menimpali jumlah peminat membludak, sehingga akan diwadahi pada “Rembang Gelut” season berikutnya.

“Sejak awal kita setting 30 pertandingan. Ketika pendaftar over load, mohon maaf belum bisa kita akomodir. Next time insyaallah event ini akan ada lagi,” tandasnya.

Rembang Gelut nantinya akan menjadi sarana olahraga sekaligus ajang berprestasi bagi para petarung pemula.

Menurut Rita, dalam event yang pertama kali digelar ini, pihaknya menggariskan peraturan serangan petarung hanya menggunakan tangan atau pukulan.

“Serangan yang DILARANG, yakni menggunakan kaki atau tendangan, siku (elbow) dan lutut (knee),” imbuh warga yang tinggal di sebelah barat Sungai Karanggeneng Rembang ini.

Rita memperinci petarung juga tidak boleh menyerang lawan saat tangan lawan menyentuh matras, menyerang ketika wasit melerai, melakukan serangan pada kepala bagian belakang, melakukan serangan ke arah kemaluan, menghidari pertarungan atau mengulur-ulur waktu, tim official dilarang melakukan protes kepada wasit, serta keputusan wasit bersifat mutlak.

Dukungan Pemilik CM Universe

Pemilik kafe CM Universe Rembang, Luthfi Wijaya menyatakan pihaknya mendukung event “Rembang Gelut”, untuk ikut menggaungkan dunia olahraga di Kabupaten Rembang.

“Syukur-syukur menjadi agenda rutin 3 bulan sekali misalnya. Soalnya melihat animo pendaftar kemarin cukup tinggi,” kata Luthfi yang juga merupakan Ketua Pemuda Pancasila Kab. Rembang ini.

Sementara itu, Ketua Muay Thai Kabupaten Rembang, Musyafa mengapresiasi upaya Sasana Cobra Muay Thai bisa menggelar event, untuk menyalurkan bakat dan minat bela diri.

“Untuk event Muay Thai belum saatnya, karena full body contact. Jadi kalau sekarang temen-temen Cobra Muay Thai baru pakai sistem tanding pukulan saja, nggak masalah. Yang penting, lewat olahraga, disamping mencari bibit potensial, yuk kita kenalkan Rembang, terutama bagi mereka yang datang dari luar daerah. Kita rintis Sport Tourism, meski masih dalam skala terbatas. Nanti bertahap, melihat perkembangan kedepan seperti apa. Tapi saya optimis ini bagus untuk dikembangkan,” tuturnya. (Ed).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *