Polisi Sebut, LPG yang Dihantamkan ke Wajah Eko Lantaran Salah Paham “Pelototan” Mata

oleh -464 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus yang mengakibatkan babak belurnya wajah Eko Edy Siswanto (39) warga Bogorjo Kecamatan Sedan.

Sebab, menurut pihak kepolisian dari hasil penyidikan sementara, Eko Edy Siswanto dihantam LPG seberat 3 Kg ke wajahnya oleh Anjani (40) warga Ngasinan Kragan pada Sabtu (24/8) jam 02.00 WIB lantaran ada kesalah pahaman di antara keduanya saat di TKP. Yakni lokasi pasar Gandrirojo, Sedan. 

Saat diwawancarai Media di Polres Rembang, Kamis (29/8) pagi, Kapolsek Sedan Iptu Rohmad mengungkapkan jika menurut keterangan yang ada, kasus hantaman LPG seberat 3 Kg ke wajah Eko karena salah paham.

“Tidak ad motif lain, sementara hasil pendalaman kami kepada pelaku ya salah paham. Yakni korban dikira mlotot (tatapan tajam, red) kepada pelaku. Sehingga terjadilah seperti itu (pelaku hantamkan Has LPG 3 Kg ke wajah korban),”kata dia. 

Kemudian, saat disinggung mengenai hubungan antara korban dan pelaku, ia mengutarakan jika mereka tentunya sama-sama tahu. Hanya saja, tak begitu kenal akrab.

“Pelaku dan korban tak begitu akrab. Yang namanya orang kampung tetangga ya tahu. Salah paham. Sehingga dari insiden itu, korban lalu dilarikan ke Puskesmas Kragan,”paparnya.

Perlu diketahui, kasus itu bermula saat Eko Edy Siswanto, baru ngobrol-ngobrol dengan rekannya di lokasi pasar Gandrirojo Sedan. 

Namun tiba-tiba Anjani menghantam wajah Eko dengan LPG seberat 3 Kg. Dari insiden itu, Eko mengalami babak belur di bagian wajah. Bahkan sempat mengalami pingsan dan dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan

“Pelaku dijerat dengan pasal 352 ayat 2 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,”tambahnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *