Permintaan Maaf Bupati di HUT ke – 48 KORPRI

oleh -370 views

Seputarmuria.com, PATI – Pagar proyek yang selama ini menutupi Alun-Alun Pati selama beberapa bulan karena proses renovasi telah dibuka, Kamis (28/11/2019) siang.

Saat ini, Alun-Alun Pati kembali dibuka untuk publik. Hal tersebut terlihat dari ratusan masyarakat yang mendatangi Alun – alun dalam sekejap.

Bupati Pati Haryanto menegaskan, alun-alun akan difungsikan sebagai ruang publik. Antara lain untuk keperluan rekreasi dan olahraga.

Terkait hal ini, ia meminta maaf kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) karena mereka tidak lagi diperkenankan untuk berjualan di area alun-alun. Adapun bagi para PKL, Pemkab Pati telah menyediakan tempat di Pusat Kuliner Pati.

Ratusan masyarakat berbondong – bondong mendatangi Alun – alun beberapa jam usai pagar proyek dibuka.

Permintaan maaf itu diungkapkannya setelah ia membacakan amanat Presiden Joko Widodo dalam Upacara Peringatan HUT Ke-48 Korpri di lapangan Alun-Alun Pati, Jumat (29/11/2019).

“Bukan berarti saya tidak senang kepada para pedagang kecil. Namun, masyarakat Kabupaten Pati butuh ruang publik yang representatif. Sehingga, bagi teman-teman yang selama ini mengais rezeki dengan berjualan di lingkungan alun-alun, saya mohon maaf. Sekarang sudah tidak bisa lagi,” ucap Haryanto.

Ia menyampaikan, setelah melalui tahap renovasi yang cukup lama, yakni hampir 7 bulan, wajah baru Alun-Alun Pati kini dipersembahkan pada seluruh masyarakat Kabupaten Pati.

“Bisa untuk kegiatan olahraga, rekreasi keluarga, bersantai, dan lain-lain. Barangkali yang pikirannya tengah sumpek bisa datang ke sini untuk melihat suasana yang berbeda,” katanya.

Haryanto berharap, Alun-Alun Pati yang dibangun menggunakan uang rakyat yang cukup besar ini bisa dirawat bersama.

Bupati juga berpesan agar membantu menjaga ketertiban. Termasuk dalam hal pengaturan parkir.

“Tolong diatur agar parkirnya di tepi luar, tidak di tepi dalam. Kita mengatur untuk tujuan yang baik,” imbaunya.

Ia menyebut, rencananya besok Sabtu (30/11/2019) akan ada seremoni peresmian Alun-Alun Pati.

Peresmian ini ditandai dengan acara pemecahan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) yaitu kegiatan minum kopi organik yang diikuti 15 ribu peserta. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *