Penipu Kelas Kakap Dibekuk Resmob Rembang

oleh -83 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Penipu kelas kakap Kurniawan alias Wawan (25) warga Dabong Kecamatan Sarang kini kehidupannya akhirnya berakhir di penjara Polres Rembang.

Pasalnya, pria yang diduga menggelapkan sepeda motor milik pengunjung warung Gazebo di Clangapan Tireman Rembang yang tak lain ialah M. Abdul Shoqib (30) Desa Pangkalan Kecamatan Sluke pada Senin (3/6) sore.

Dari glagat tak mengenakan itulah Shoqib mau tak mahu harus melaporkan tindakan Wawan ke Polsek Rembang lantaran diduga menggondol kendaraannya berupa sepeda motor jenis Vega R dengan nomor K 3727 UD.

Hanya saja, saat itu, korban tidak mengenal pelaku. Namun dengan laporan itu, korban didasari karena motor miliknya dipinjam pelaku dan tidak dikembalikan.

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengungkapkan bahwa kasus itu terjadi pada Senin (3/6) sore beberapa waktu lalu.

Dari informasi yang ada, saat itu korban tengah berada di warung Gazebo Clangapan. Nah, saat itu pula ada pelaku yang memang tidak dikenali sebelumnya oleh koban.

“Setelah ngobrol dan minum, pelaku lalu meminjam motor korban untuk membeli obat. Setelah ditunggu sampai jam 5 sore lebih, motornya belum dikambalikan,”urainya.

Tak hanya ditunggu sampai sore, namun pihak korban juga mengulur waktunya untuk menunggu sepeda motornya hingga malam sekitar 19.00 WIB. 

“Setelah jam 7 malam tak kunjung dikembalikan, lalu korban menghubungi Angga untuk menjemputnya. Akhirnya dengan kondisi itu, Shoqib melaporkan kepada Polsek Kota,”ucap dia.

Dari laporan itu, pihak kepolisian tak mau mengulur waktu. Pihak aparat pun langsung menerjunkan personilnya untuk segera melacak. Dan akhirnya pelaku dapat dibekuk di warung makan Echo, Kalipang Sarang, pada Sabtu (15/6) tengah malam.

“Pelaku berhasil diamankan di salah satu rumah makan Echo Kalipang Sarang pada Sabtu (15/6) sekitar jam 23.45 WIB malam,”tuturnya.

Dari insiden itu, korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp. 3 juta. Selain itu, dari hasil pengembangan, pelaku ternyata melakukan kejahatan serupa di beberapa tempat. Baik itu Juwana Pati maupun Blora. Dan untuk saat ini masih dalam penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *