Pendidikan Vokasi Dinilai Mampu Penuhi Kebutuhan Kerja dan Dorong Pembangunan SDM Berkualitas

oleh -212 views

Seputarmuria.com, PATI – PJ Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, menghadiri kegiatan revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi di Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Kembangjoyo, Pati, Kamis (16/11/2023).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkompida Pati, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para Kepala Perangkat Daerah, dan Ketua Dharma Wanita Kesatuan Kabupaten Pati.

PJ Bupati Pati menyampaikan apresiasi kepada Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati beserta jajaran yang telah memberikan fasilitasi pada kegiatan Gelar Vokasi ini.

“Saya berharap kegiatan ini berjalan lancar dan sukses serta membawa dampak positif dan konstruktif dalam upaya mewujudkan revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi di Kabupaten Pati.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengekspose, mempublikasikan, dan mensosialisasikan hasil pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi,” kata Henggar.

Kegiatan ini juga dinilai mampu menguatkan tim vokasi di Kabupaten Pati melalui pelibatan perangkat daerah, perguruan tinggi vokasi, serta asosiasi penguatan/asosiasi profesi.

Sementara itu, Kabid Paud dan Dikmas Kabupaten Pati, Endang Sri Mulyani dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini sebagai upaya mempublikasikan dan menyosialisasikan vokasi dan hasil karya dari lembaga pendidikan non formal dan pendidikan vokasi.

“Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi sesuai dengan kebutuhan kerja, meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, serta menurunkan tingkat pengangguran dan kemiskinan,” pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *