“Nglelet Kopi” dan Batik Lasem Jadi Primadona di Jateng Fair 2019

oleh -558 views

performance art berupa lelet kopi (mengukir batang rokok dengan kopi khas Lasem) dan canting batik Lasem.

Seputarmuria.com, SEMARANG – Puluhan sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan dari PT. Semen Gresik yang berbasis kearifan lokal dipamerkan di Jateng Fair 2019 selama 17 hari yang dimulai Jumat (28/6) sampai dengan Minggu (14/7) di Komplek PRPP Semarang.

Stand Semen Gresik berada di Balai Merapi Komplek PRPP Jateng. Ada 38 UMKM berbagai sektor yang dipromosikan perusahaan persemenan terkemuka ini. Mulai dari batik Lasem, kopi lelet, kerajinan akar kayu jati, berbagai jajanan khas Rembang dan lain sebagainya.

Tak hanya itu saja, di stand Semen Gresik juga dimeriahkan dengan performance art berupa lelet kopi (mengukir batang rokok dengan kopi khas Lasem) dan canting batik Lasem.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana mengatakan Rembang memiliki berbagai potensi yang layak diangkat ke tingkat regional bahkan nasional. 

Oleh karena itu pihaknya berupaya mempromosikan berbagai potensi khas Rembang itu melalui berbagai ajang pameran bergengsi seperti Jateng Fair.

Lewat upaya ini diharapkan berbagai produk UMKM Rembang itu bisa lebih dikenal khalayak luas. Semangat yang diusung Semen Gresik yakni dengan memberdayakan kearifan lokal, UMKM Rembang go pasar nasional.

“Event pameran seperti ini efektif untuk memperluas pasar dan networking. Selain bermanfaat secara ekonomi, upaya ini juga positif untuk menjaga eksistensi berbagai kearifan lokal khas Rembang,” kata Gatot Mardiana, Sabtu (29/6/).

Selain itu, stand Semen Gresik diisi oleh Butik Batik Najma, Batik Bulu Matoh, Akar Maju Jaya dan berbagai produk industri rumahan yang tergabung dalam Forum UMKM Kabupaten Rembang.

Pemilik Akar Maju Jaya Hariyati menilai pameran event Jateng Fair yang difasilitasi Semen Gresik positif untuk mengenalkan produk kerajinan yang digelutinya. Luasnya akses pasar yang bisa dijangkau secara otomatis juga kian memperlebar potensi transaksi penjualan produk baik selama pameran maupun setelah event tersebut rampung digelar.

Pembina Forum UMKM Kabupaten Rembang Sugeng Setyo Hariyadi mengapresiasi upaya yang dilakukan Semen Gresik. Pihaknya berharap kerjasama sinergis ini bisa terus berjalan karena memang bermanfaat untuk UMKM di Rembang.

“Anggota kita ada 500 UMKM. Sektor UMKM sudah terbukti ikut mengangkat perekonomian masyarakat dan daerah. Dukungan baik dari pemerintah maupun swasta sangat berarti agar semangat enterpreneur ini kian meningkat,” tandasnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *