Ngaku tak Bisa Gunakan Airsoft Gun, Petani asal Pasedan Bulu ini Todong Orang di Jalanan

oleh -235 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Cukup aneh memang, sebab HS pelaku penodongan menggunakan airsift gun bermerk RCV mengaku tak bisa menggunakan alat yang dibawanya saat menjalankan aksi jahatnya di area Pasedan – Bulu beberapa waktu lalu.

Pasalnya, pelaku yang seorang petani asal Pasedan Kecamatan Bulu ini hanya menggunakan alat yang diberikan oleh rekannya dari Blora itu untuk menakut-nakuti korbannya saat ditodong.

“Saya dapat dari teman Blora, saya sendiri tidak bisa pakai. Ya cuma buat gaya-gayaan,” akunya di depan Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto saat ditanya di depan media, Senin (28/10) pagi.

Kemudian, ia juga mengakui bahwa seumur-umur sebagai petani hanya melakukan kejahatan baru kali pertama ini.

“Saya tani, ya nembe niki (kejahatan), nembe niki masuk (polisi). Niki kosongan (tak ada plurunya),” katanya dengan logat Jawa.

Kapolres Rembang AKBP Dolly Primanto menjelaskan, pelaku saat melancarkan aksinya bekerjasama dengan dua orang rekannya. 

Dari situ, HS berperan sebagai penodong pistol atau eksekutor, dan dua orang rekannya berperan untuk mengendarai sepeda motor.

“Korban langsung ditodong. Dia sengaja menggunakan pistol ini untuk nakuti korban. Dengan begitu  korban memberikan barang berharganya, lalu mereka (tersangka) melarikan diri,” kata Dolly kepada wartawan di halaman Mapolres Rembang, Senin (28/10) pagi.

Dalam aksinya itu, komplotan ini merampas smartphone milik korban. Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan upaya pendalaman atas kasus tersebut. 

“Kami masih dalami tersangka ini beraksi hanya di satu TKP ini atau juga pernah beraksi di TKP lainnya. Yang jelas satu TKP ini sudah direncanakan oleh tersangka,” terangnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *