Miliki Komorbid, Kakek 74 Tahun Ini Berhasil Sembuh dari Covid – 19

oleh

Seputarmuria.com, PATI – Sukarso, warga Desa Panggung Royom RT 04 RW 02 Kecamatan Wedarijaksa merupakan salah satu kakek yang beruntung karena di usianya yang ke 74, berhasil sembuh dan bangkit dari Covid – 19.

Sukarso memiliki penyakit asam urat yang ia derita selama puluhan tahun. Tak hanya itu, ia pun memiliki sejumlah penyakit bawaan lain seperti diare akut dan infeksi ginjal. Dengan kondisi demikian, mengharuskan Sukarno untuk periksa guna memastikan kesehatannya secara berkala.

Tohari (48), anak dari Sukarso mengungkapkan bahwa sang ayah pada tanggal 17 Agustus 2020 mengalami demam disertai diare. Ditambah dengan asam uratnya, semakin memperburuk kondisi Sukarso saat itu. Sehingga ia pun dibawa ke RSU Fastabiq Sehat.

“Hari Senin 17 Agustus, jam 7 pagi bapak masuk IGD. Ketika dilakukan rapid tes, hasilnya menunjukan bahwa bapak reaktif. Setelah itu diambil langkah rountgen paru – paru dan hasilnya menunjuk ke Covid – 19”, ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2020).

Setelah itu, lanjut dia, 17 Agustus jam 18.30 malam, sang ayah pun langsung di rawat di ruang isolasi Covid – 19. Usai menjalani tes swab, pada Rabu 19 Agustus 2020, hasil tes swab Sukarso menunjukan positif Covid – 19.

“Saya sempat kaget juga saat bapak dinyatakan positif Covid – 19. Namun sebelumnya, kan bapak sering ke dokter untuk periksa, jadi kemungkinan tracingnya ya dari situ. Bahkan sebelum ke IGD, sempet antri ke dokter 2 kali”, jelasnya.

ia menyebut, berdasarkan keterangan dokter, langkah penentuan positif Covid – 19, rapid tes, rountgen paru – paru dan tes swab. Jika hasil rapid tes reaktif dan rountgen paru – paru terdapat seperti ada gumpalan asap, itu memang mengarah ke Covid – 19.

Dengan kondisi penyakit bawaan ditambah positif Covid – 19, memaksa Sukarno harus menjalani isolasi serta perawatan intensif di rumah sakit dan jauh dari keluarga. Ia hanya mampu berhubungan dengan keluarga dirumah melalui gadget.

Kondisi Sukarso pun semakin membaik setelah menjalani perawatan selama 12 hari ditambah dengan tes swab pada 25 Agustus 2020 yang menyatakan bahwa Sukarso telah negatif Covid – 19. Dengan demikian, Sukarso pun pada 28 Agustus 2020 diperbolehkan pulang.

“Sangat bersyukur karena telah sembuh dari Covid – 19. Namun demikian, dengan penyakit bawaannya, bapak masih terus mendapat perawatan intensif dirumah. Yaitu, dengan menjaga pola makan. Mengkonsumsi susu untuk asam urat, madu dan vitamin renovit gold juga yang masih terus sampai sekarang”, paparnya.

Tohari berharap, apa yang telah dialami oleh ayahnya dapat menjadi pendongkrak semangat bahwa dengan usia yang tak muda lagi ditambah dengan penyakit bawaan dapat sembuh dari Covid – 19. (Er)

Point of Sales Lengkap
Catatan pembayaran Anda berantakan?
Aplikasi kasir Boskasir menyederhanakan proses penjualan usaha Anda dan mengelola transaksi lebih efisien.

All Device All Platform
Spesifikasi apa saja yang dibutuhkan ?
Minimal RAM 4GB, Spesifikasi lainnya bebas. Support semua OS : Windows, Linux, Android, IOS, Mac OS, Dll. Support Semua Device : PC, Laptop, HP, Tab, Dll.

Kami juga menyediakan jasa input data barang, sangat memudahkan owner bisnis. KLIK www.boskasir.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *