Menghormati Jasa Leluhur Melalui Haul

oleh -460 views

Seputarmuria.com, PATI – Mungkin secara tidak sadar, masyarakat selalu diingatkan, bahwa setiap memasuki tahun baru Islam, masyarakat selalu dipertemukan dengan agenda – agenda untuk mengenang jasa para leluhur. Yang mana beliau – beliau berjasa dalam pengembangan bidang agama.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pati Haryanto saat menghadiri Haul ke – 81 KH. Sholeh Amin yang bertempat di halaman Madrasah Miftahul Huda, Kecamatan Tayu, Jumat (6/9/2019). Kapolres Pati serta Dandim 0718/Pati pun turut hadir dalam acara ini.

“Sekarang ini, kita tinggal meneruskan. Sebab, yang berjuang dengan susah payah terhadap pengembangan agama dan akhlaq ialah para leluhur. Termasuk KH. Sholeh Amin, manakala sesuai dengan namanya, insya Allah selalu didoakan oleh para santri yang sholeh”, ujarnya.

Oleh karena itu, hampir kami selalu menghadiri acara Haul, dan ini sebagai wujud syukur atas jasa mereka dahulu kala. Sebab, tanpa adanya perjuangan dan jasa mereka, masyarakat tentunya tidak akan bisa menikmati kondisi seperti sekarang ini.

“Semoga doa – doa dari anda dan masyarakat semua, dapat membawa keberkahan tidak hanya bagi yang mendoakan namun juga yang didoakan khususnya KH. Sholeh Amin”, imbuhnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan, lembaga pendidikan khususnya yang berbasis swasta yang mana ketika pihaknya telah sebaik mungkin memberikan bantuan, bantuan tersebut mungkin nilainya memang tidak seberapa, jika dibanding jasa dalam pengembangan akhlaq dan agama.

“Manakala lembaga swasta yang memberikan ilmu baca tulis Al Qur’an, pendidikan karakter, budi pekerti, pendidikan agama ke anak – anak, harus kita syukuri. Banyaknya lembaga – lembaga pendidikan Islami di Kabupaten Pati, membuktikan perkembangan karakter dan budi pekerti para santri”, imbuhnya.

Bupati juga mengimbau kepada guru, santri maupun para orang tua agar jangan terpengaruh maupun mudah percaya terhadap isu – isu dan berita yang kebenarannya tidak bisa dipertanggung jawabkan di media sosial.

“Bapak Ibu guru, harus selalu waspada dengan berita – berita yang beredar di media sosial. Jangan langsung percaya dan terprovokasi. Sebab, itu semua hanyalah upaya – upaya untuk memecah belah kita”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *