Menanti Lahirnya Ahli Falak di Generasi Milenial

oleh -800 views

Seputarmuria.com, PATI – Sebanyak 75 Santri Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen kecamatan Margoyoso menggelar praktek Rukyah. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dalam penguasaan ilmu falak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mendapat pengalaman itu. Yang mana, para siswa mampu mempelajari tentang perbintangan, penanggalan dan perhitungan tahun, seperti mempelajari penentuan masuknya awal bulan Hijriah.
 
Dalam kegiatan tersebut, para siswa kelas XII jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 2 konsentrasi Kitab Kuning itu diajak datang langsung ke pantai Kartini. Merekapun sangat antusias mempraktekkan teori yang diajarkan di kelas.
 
Selain itu, mereka melakukan pengamatan secara langsung dan juga menggunakan alat (Teodolit) yang dipandu oleh beberapa guru ilmu falak dan Kyai Agus Yusrun Nafi’ pengasuh PonPes Sirojul Hannan Jekulo Kudus dan dosen Ilmu Falak IAIN Kudus. Puluhan pelajar itu, mulai pukul 16.50 diberikan pengarahan tentang  tata cara penggunaan alat untuk melakukan pengamatan.
 
Sedangkan pada pukul 17.31, peserta didik terlihat begitu berkosentrasi melakukan pengamatan sesuai perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya. Mereka  fokus pada arah dan waktu sesuai yang diprediksikan. Adapun lama hilal, yakni 15 menit 26 detik.

Adapun, semua siswa yang melakukan pengamatan tersebut, secara langsung dengan mata telanjang serta ada yang menggunakan alat. Sedangkan menurut perhitungan Hisab, matahari tenggelam pada pukul 17.31 dengan tinggi Hilal 03 derajat 30 menit 06 detik dan elongasi 05 derajat 47 menit  37 detik.
 
Kepala MA Salafiyah Kajen Abdul Kafi mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar para siswa mendapatkan pengalaman baru karena bisa melakukan ru’yah dan melihat Hilal secara langsung.

“Dalam proses pembelajaran peserta didik memang diajak untuk tidak hanya mendapatkan ilmu secara teoritis maupun hafalan saja”, ujarnya.
 
Lebih dari itu, lanjutnya, mereka juga perlu menambah wawasan dan ketrampilannya dengan kegiatan lapangan atau praktik sebagai wujud aplikasi teori yang didapatkan dari kegiatan belajar mengajar di kelas,” jelasnya.
 
Tak hanya itu, lanjut Abdul Kafi, kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kemampuan para siswa dalam mengaplikasikan teori dalam sebuah praktek. Selain itu, agar lebih memotivasi para peserta didik untuk terus mendalami ilmu-ilmu agama, khusunya ilmu Falak.

“Yang akhirnya kami berharap akan banyak bermunculan ahli-ahli Falak di generasi milenial,” imbunya.
 
Kegiatan ini merupakan program wajib dari Madrasah yang didukung sepenuhnya oleh pihak Yayasan Salafiyah Kajen. Dalam kegiatan ini diikuti oleh kepala Madrasah beserta para wakil kelapa dan juga dari pengurus Yayasan. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *