Mantan Kepala BKD Berikan Wejangan Saat Halal Bihalal

oleh -17 views

Seputarmuria.com, PATI – Bupati Pati Haryanto dalam kesempatannya menghadiri halal bihalal keluarga besar Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati, Selasa (11/6/2019).

Acara ini diikuti oleh Kepala BKPP beserta staf serta para alumni BKPP (pensiunan BKPP).

“Meskipun kita sudah bertemu halal bihalal di rumah tetapi kurang afdol kalau belum melaksanakan halal bihalal keluarga besar. Makna dan tujuan setiap tahun kita melaksanakannya adalah agar kita selalu rukun antara satu dengan yang lainnya serta untuk menyambung tali silahturahmi”, tutur Bupati.

Haryanto berharap BKPP tidak hanya melayani masyarakat tetapi juga melayani para pegawai yang memiliki karakter yang beragam. “Misalnya dalam menentukan penempatan juga sering terjadi dilema karena berbagai hal, sebab dalam penempatan pegawai harus disesuaikan dengan kebutuhan instansi terkait”, himbaunya.

Merupakan hal wajar bila ada yang senang dan tidak senang. Inginnya kita bisa menyenangkan semuanya tetapi itu justru menjadi tidak adil, sebab yang adil adalah menempatkan sesorang sesuai kemampuan dan kapasitas di bidangnya masing-masing.

Menurut Bupati, kuncinya adalah kebersamaan. “Selesaikan pekerjaan dengan cepat dan benar, misal ada kenaikan pangkat atau perpindahan harus dilakukan dengan cepat dan benar”, imbuhnya.

Bupati mengaku, walau sesibuk apapun, tetap menyempatkan untuk meneken surat-surat.

“terlebih yang menyangkut kenaikan pangkat misalnya. Tidak ada surat yg menumpuk, apalagi surat yang tidak turun, itu tidak pernah ada. Itu semua saya lakukan dan pelajari serta ditempa sejak saya di BKD saat itu”, terang Bupati yang juga mantan Kepala BKPP ini.

Haryanto mengungkapkan, awalnya ia tidak memahami tentang kepegawaian dan pada akhirnya menjadi paham dan terasa manfaatnya setelah menjadi pimpinan daerah.

“Saya bersyukur jadi pejabat politik yang memahami kepegawaian, sehingga tak hanya mengandalkan laporan-laporan bawahan saja. Karena saya sedikit banyak memahami dibanding dengan Bupati daerah lain. Kami selalu sesuai jalur dan mekanisme Kepegawaian terutama dalam melakukan perekrutan atau pembentukan formasi harus sesuai alur jangan sampai ada penempatan formasi yang tidak sesuai mekanisme”, papar Haryanto.

Haryanto tak lupa bersyukur atas karunia dan amanah untuk memimpin Pati hingga masuk periode kedua.

“Sudah hampir dua tahun dan untuk sisa waktu kurang lebih tiga tahun dua bulan setengah ini akan saya manfaatkan untuk menata Pati yang lebih baik. Menata birokrasinya, infrastruktur dan sumber daya manusianya.
Alhamdulillah untuk sisi infrstruktur kita sudah tidak kalah dengan derah lain, ini semata mata bukan hanya keberhasilan saya tetapi keberhasilan kita bersama”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *