LPJU Pantura Roboh Disruduk Kendaraan, Gelap gulita Warga Resah Dagangannya Dicuri Orang

oleh -471 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Sudah sepekan ini warga di sekitaran pantura Tasiksono, Kecamatan Lasem meresahkan kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam.

Mengingat daerah itu cukup ramai lalu lintas dan bahkan dinilai rawan kecelakaan lantaran medan jalan yang menanjak dan berliku.

Salah seorang warga Tasiksono Lasem Yuliani mengatakan bahwa jalur itu berkelok menanjak dan rawan kecelakaan lalu lintas.

“Tentunya saya berharap kepada instansi terkait untuk segara melakukan perbaikan mengingat kondisi jalan Pantura tersebut rawan laka dan pencurian,”bebernya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, lampu penerangan jalan yang berjenis tenaga surya itu ditabrak penggguna jalan sudah sepakan terakhir ini. Untungnya robohnya lampu itu di tepian jalan. 

“Ya merasa khawatir dan takut  terlebih kondisi jalan itu rawan dan dagangan saya (ikan asin) sering dicuri,”keluhnya. 

Sementara itu, Plt Dinhub Rembang Daenuri mengakui jika pihaknya belum mendapatkan laporan ihwal robohnya LPJU tersebut.

“Belum (mendapat laporan). Akan tetapi dengan ini saya akan menugaskan ke pegawai yang menangani urusan lampu,”katanya saat dihubungi media, Kamis (31/10) siang.

Hanya saja, pihaknya juga bakal mengkroscek apakah LPJU tersebut milik Pemkab atau milik Provinsi Jawa Tengah.

“Kami juga akan melihat, jika milik saya (Pemkab) maka segera diperbaiki. Dan jika milik provinsi, jika tak nyala maka akan koordinasi sesegera,”ucap dia.

Kemudia ia juga mengakui jika fasilitas LPJU yang roboh bahkan tiangnya sudah melengkung, maka akan sulit diluruskan kembali.

“Karena lampu yang roboh dan dilurskan (tiang yang sudah bengkok) pun sulit. Sehingga saya robohkan saya ambil dan saya akan mengusulkan kembali,”bebernya.

Sementara, jika hanya lampu dan fasilitas timernya saja, maka pihaknya akan memperbaikinya dengan cepat.

“Jika itu milik Provinsi dan hanya lampu mati, timernya akan diperbaiki, jika sudah lengkung atau bengkok maka ya sulit (diluruskan),” pungkasnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *