Lembaga Pendidikan Agama Merupakan Aset Berharga

oleh -485 views

Bupati Pati ketika menghadiri acara peletakan batu pertama di MTs N 1 Pati

Seputarmuria.com, PATI – Meski berada di bawah kewenangan Kementerian Agama, setiap pengembangan lembaga pendidikan keagamaan yang ada di Pati selalu mendapat tanggapan positif dari Bupati Pati Haryanto.

Menurutnya, lembaga pendidikan agama merupakan aset berharga untuk meningkatkan mutu SDM. Lembaga pendidikan di bawah Kemenag ia anggap sebagai bagian dari aset Pemda yang harus selalu didukung.

Hal itu disampaikannya ketika menghadiri seremoni peletakan batu pertama Asrama Siswa MTsN 1 Pati, Desa Pekalongan, Kecamatan Winong, Sabtu (27/7/2019).

“Pembangunan sarana prasarana seperti ini. Saya tentu menyambut baik. Sebab, Sarpras merupakan penunjang proses belajar-mengajar siswa dan guru, bisanmenambah semangat dan motivasi,” papar Haryanto.

Menurut Haryanto, apabila mengandalkan banyaknya jumlah siswa saja, tanpa adanya Sarpras yang memadai, proses pendidikan tidak akan belangsung maksimal.

“Namun, jika Sarpras baik, namun kualitas pengajaran kurang baik, masalah juga akan timbul. Karena itu, semua unsur itu harus berimbang”, tegasnya.

Haryanto berpesan pada Kepala Desa Pekalongan untuk membantu proses pembebasan lahan yang statusnya masih menjadi kepemilikan desa terkait pembangunan asrama siswa di MTsN 1 Pati.

“Saya minta pada Kades, segera diselesaikan. Karena ini untuk kepentingan umum. Kalau masih menempati tanah desa, dibantu selesaikan. Tentu ada kompensasi (ganti rugi lahan), tapi yang penting dibantu, nanti saya kawal. Agar pembangunan asrama ini cepat selesai dan tidak meninggalkan persoalan,” ujarnya.

Haryanto yakin bahwa, kualitas lembaga pendidikan agama mampu bersaing dengan lembaga pendidikan umum. Terlebih dengan adanya dukungan pembangunan dari Kemenag, sekolah keagamaan akan semakin baik.

Untuk diketahui bahwa, anggaran untuk membangun gedung asrama pendidikan sebesar 2.967.842.000. Dan direncanakan masa pengerjaannya selama 150 hari yakni 12 Juli hingga 8 Desember 2019.

“Saat ini, perguruan tinggi favorit banyak yang diisi lulusan MA. Artinya, lembaga pendidikan agama Islam juga punya daya saing tinggi asal dikelola dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Pati Imron menjelaskan, anggaran pembangunan Asrama MTsN 1 Pati berasal dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2019 yang dikelola Kemenag RI.

“Semoga pembangunan asrama ini bisa menambah ghirah (semangat juang) kita untuk mengabdi melalui dunia pendidikan,” harapnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *