Kegaruk saat Balap Liar, Remaja “Ingusan” ini Dibina Polisi Rembang

oleh -537 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Sebanyak tiga remaja ingusan pelaku balap liar di Jalan dr Wahidin, Rembang diamankan polisi.

Mereka digaruk polisi lebih tepatnya di area perempatan Zaeni Rembang berikut bersama kendaraan yang diduga digunakan untuk balapan pada Sabtu malam Minggu (28/12/2019). Razia tersebut dilakukan dalam rangka cipta kondisi yang digelar Sat Sabhara Polres Rembang.

Saat digaruk Polisi, ketiga pelaku berikut kendaraan dibawa ke Mapolres Rembang untuk menjalani pembinaan. Setelah dilakukan pembinaan, mereka lalu dipulangkan. Hanya saja, untuk kendaraan masih ditahan lantaran tidak dilengkapi surat surat resmi. Bahkan sebagian dari kendaraan itu tidak sesuai standartnya.

Seperti knalpot dibuat bising, tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan, serta ban yang digunakan ukurannya sangat kecil sehingga dianggap membahayakan pengendara, dan pengguna jalan yang lain jika terjadi kecelakaan. Sehingga untuk mengambil kendaraan harus menunjukkan kelengkapan surat-surat sebagai bukti kepemilikan.

Pada hari Senin (30/12/2019) siang terlihat dua orang remaja sedang mengganti knalpot, ban, dan memasang plat nomor kendaraan di halaman Polres Rembang, dengan ditunggui oleh anggota polisi. Diduga salah satu diantara mereka merupakan pemilik kendaraan yang terlibat balap liar.

Kasat Sabhara Polres Rembang AKP Sunar mengatakan, sebagai efek jera, remaja tersebut diminta mengganti sparepart kendaraan sesuai dengan standar aslinya. Penggantian harus dilakukan di halaman Mapolres Rembang.

“Memang kita minta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan. Terus kita minta mengganti sparepart kendaraan yang tidak sesuai dengan standart. Harus diganti disini,” kata AKP Sunar.

Hingga berita ini diturunkan, baru satu orang pemilik kendaraan yang mengambil sepeda motor dengan membawa dokumen bukti kepemilikan. Sedangkan dua kendaraan lain masih terlihat parkir di halaman belakang Polres Rembang.

Sat Shabara akan terus menggelar razia serupa di tempat-tempat yang diduga digunakan sebagai ajang balap liar. Oleh karena itu peran serta masyarakat sangat diharapkan untuk memberikan informasi kepada polisi agar kegiatan balap liar dapat dicegah. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *