Kapolres Rembang, Pak Dolly : Jika Tugas Jangan Lepas Baret

oleh -359 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Kolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menyerukan kepada personilnya untuk menjalankan tugas mengamankan pemilihan kepala desa (Pilkades) serantak tahun 2019 di Rembang.

Hal itu dilontarkan saat usai “Apel Pergeseran Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pemilihan Kepala Desa Serentak tahun 2019 di Kabupaten Rembang” di alun alun Rembang, Selasa (5/11/2019) pagi.

Saat itu ia melontarkan hal itu guna memberikan semangat kepada ribuan personil polisi. Baik dari Polres Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak dan Blora.

Sebab, saat Pilkades yang akan digelar oleh 237 desa se Rembang pada Rabu (6/11/2019) bakal membutuhkan pengamanan yang maksimal guna menciptakan kondisi yang aman, damai dan bersahabat.

Hanya saja, dengan tugas itulah ia menyerukan supaya para personil tidak lengah dan bisa bersikap profesional. Baik itu profesional saat bergaul dengan masyarakat, dan profesional saat memakai almamater maupun pakaian kedinasan.

“Untuk pelaksanaan pengamanan itu H min 1 dan H plus 1. Kita (polisi) sebagai duta negara yang nantinya menjadi kebanggaan bagi Polri. Kita harus selalu bersama masyarakat. Tingkah prilkau harus dijaga. Dan kalau belum selesai bertugas maka jangan buka baju (seragam). Dan jika tugas belum selesai, maka jangan sampai buka baret. Sebab itu bagian dari tidak mencerminkan sebagai anggota,”kata Dolly di atas podium apel dengan didampingi Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto.

Di suatu sisi, ia juga mengatakan jika ada anggota yang kedapatan melanggar seruan itu, pihaknya tak segan untuk mendata dan melaporkan hal itu kepada satuannya masing-masing.

“Saya catat dan satu persatu akan saya laporkan kepada 

pimpinan (satuan anggota). Saya minta jaga nteralitas, tidak ada bawa senpi (senjata api), tidak ada keberpihakan, betul betul menjaga kondisi yang ada,”perintah Dolly.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz menyatakan jika dari 237 desa sudah siap 100 persen untuk menggelar Pilkades serentak tahun 2019. Meskipun ada salah satu desa yang saat ini masih proses sidang di pengadilan PTUN.

“Tentunya kita sudah mulai maping baik di pra kegiatan dan paska kegiatan nanti. Kemudian dari sisi keamanan sudah siap. Sebanyak 237 desa 100 persen gelar Pilkades pada Rabu tanggal 6 November 2019 ini. Memang masih ada 1 desa yang menjalani proses sidang di PTUN. Namun itu tak serta merta menghentikan pilkades ini. Karena baru tahapan-tahapan memeriksa dokumen, saksi-saksi dan belum sampi ke materi. Itu jawaban hakimnya kemarin. Dari anak buah saya infomasinya,”bebernya. 

Kemudian untuk membantu tugas kepolisian, Kodim 0720/Rembang tengah meyiapkan 280 personil dan satu pleton pasukan yang disiagakan.

Dandim 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto menjabarkan jika ia menyiapkan 280an personil dan satu pleton yang distand bay kan di kodim.

“Sesuai desa yang menggelar pilkades itu ada 237 desa. Dan nantinya satu desa satu personil. Kemudian ada satu pleton stand bay di kodim. Jika nantinya ada permintaan dari pihak kepolisian maka personil itu akan meluncur ke desa tersebut,” pungkas Andi menambahkan. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *