Kabupaten Pati Diharap Jadi Barometer Inovasi di Lingkup Jateng Bahkan Nasional

oleh -306 views

Perwakilan LAN bersama Bupati Pati dan Forkopimda ketika membuka pameran inovasi di Stadion Joyokusumo

Seputarmuria.com, PATI – Dilaksanakannya kegiatan pameran inovasi, diharapkan Kabupaten Pati dapat menjadi barometer inovasi. Bukan hanya di Jawa Tengah, melainkan juga di Indonesia.

Hal tersebut Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara pada Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Tri Widodo Wahyu Utomo saat menghadiri Pembukaan Pameran Inovasi Pati di halaman Stadion Joyokusumo Pati, Jumat (19/7/2019).

Menurutnya, dalam hal inovasi, tidak banyak pemerintah daerah yang berhasil mewujudkan display program. Terlebih dengan waktu singkat kurang dari satu tahun.

“Titik awal program ini adalah pada 21 Desember 2017, ketika dilakukan penandatanganan MoU antara Bupati dan Kepala LAN tentang kerjasama penguatan kapasitas Pemkab Pati,” ungkapnya.

Pada Desember 2018, dilakukan tahapan drum-up, diagnosa, serta desain rencana inovasi. Kemudian display hasil inovasi yang digelar hari ini.

“Sejak Desember 2018 sampai pameran hari ini, ternyata Kabupaten Pati hanya butuh waktu 7 bulan. Ini capaian yang luar biasa. Daerah lain rata – rata butuh waktu setidaknya satu tahun. Namun berbeda dengan Pati yang sanggup menyelesaikan program inovasinya dalam tempo yang singkat,” paparnya.

Keunggulan Pati berinovasi tak berhenti sampai di sini saja. Tri Widodo mengatakan, seperti yang dilaporkan Kepala Bappeda Pati, bahwa sejak 2017 Pemkab Pati telah berhasil menggelar lomba krenov antar-OPD.

Tak hanya itu, sejak 2009 sudah diadakan ajang Krenova sebagai kompetisi inovasi antarmasyarakat. Sedangkan tahun 2017, Bupati Pati didaulat sebagai Bupati Pelopor Inovasi Tingkat Jawa Tengah.

Hingga 2018, lanjutnya, melalui program laboratorium inovasi, pihaknya sudah mendampingi 67 kabupaten/kota dan provinsi.

Namun menurutnya, banyak daerah yang belum sanggup menyelesaikan bahkan tidak sampai pada tahap pameran inovasi.

“Salah satu yang mampu menyelesaikan program inovasinya dengan baik adalah Kabupaten Pati. Maka, kami atas nama pribadi maupun LAN memberi apresiasi dan penghargaan sebesar-besarnya atas inisiatif dan karya Bapak-Ibu sekalian di Kabupaten Pati ini,” jelasnya.

Meski dinilai telah berhasil menuntaskan program inovasinya tahun ini, bagi Tri Widodo, capaian Kabupaten Pati tidak hanya berhenti disini saja. Akan tetapi, hanya terminal antara. Ia menegaskan, tantangan dan kebutuhan inovasi ke depan masih banyak.

“Apabila saat ini kita mampu mewujudkan sekitar 100 gagasan inovasi. Di masa mendatang, tantangannya ialah melanjutkan dan menemukan inovasi baru,” tegasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *