Investasi Berdampak Turunkan Angka Pengangguran di Pati

oleh -443 views

Bupati Pati Haryanto saat menyambangi stand – stand di bursa kerja, Rabu (24/7/2019)

Seputarmuria.com, PATI – Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi tingkat pengangguran khususnya di Kabupaten Pati ialah dengan menggelar Job Fair / bursa kerja yang selalu di agendakan setiap tahunnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Pati Haryanto saat menghadiri pembukaan bursa kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pati bersama dengan sejumlah unsur terkait, Rabu (24/7/2019).

“Adanya kegiatan ini diharap tidak hanya seremonial belaka. Selain itu adanya bursa kerja ini memang terbukti dapat menampung para pencari kerja di perusahaan yang hadir disini dengan berbagai klasifikasi pendidikan yang ada”, jelasnya.

Tak hanya Bupati Pati, Pembukaan Job Fair tersebut juga dihadiri Kepala Disnaker Pati, Kepala Disdikbud Pati, Kepala Disperkim Pati, Kepala Diskominfo Pati serta yang tak kalah penting Kasubdit Bursa Kerja Kementrian Tenaga Kerja RI Timbul Tua Panggabean.

Haryanto menyebut, diawal ia menjabat, angka tingkat pengangguran di Kabupaten Pati cenderung mengalami penurunan. Berdasarkan data yang ada, dari tahun 2011 angka pengangguran diatas 10%, tahun 2012 diatas 9%, 2013 turun menjadi 7,3%, tahun 2014 6,9%, tahun 2015 di angka 6,7%, dan di tahun 2016 juga mengalami sedikit penurunan.

Sedangkan mulai tahun 2017 hingga saat ini, lanjut Bupati, di tahun 2019, angka tingkat pengangguran ialah 3,61%, turun drastis, dibawah Jawa Tengah. Hal ini dipicu juga dengan adanya program investasi. Ini bukti bahwa upaya Pemkab dalam mengurangi tingkat pengangguran sangat tertata.

“Kabupaten Pati hingga saat ini banyak dilirik investor, ada yang sedang proses pembebasan lahan di Margorejo, prosesnya juga sudah 50% namun sudah ada kepastian yaitu garment, pembuatan jas. Sedangkan di Batangan ada juga, yakni pabrik sepatu yang membutuhkan 20 hektar lahan. Itupun belum ditambah perusahaan – perusahaan kecil lainnya”, paparnya.

Haryanto menegaskan, tak terasa bahwa investasi yang ada, sangat berdampak pada penurunan angka pengangguran yang ada di Kabupaten Pati.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Pati Tri Haryama menyampaikan bahwa kegiatan bursa kerja yang digelar setiap tahunnya ini dilaksanakan di UPTD BLK Pati sebagai upaya dalam menjembatani para pencari kerja mendapat pekerjaan.

“Berdasarkan data yang masuk di Disnaker Kabupaten Pati, jumlah pengangguran sampai dengan bulan Juli 2019, sebanyak 8.715 orang yang terdiri dari laki – laki sebanyak 5.301 orang dan perempuan sebanyak 3.414 orang”, ungkapnya.

Dari data tersebut, lanjutnya, pengangguran SD sebesar 3,10%, SMP sebesar 2,12%, SMA sebesar 74,38%, dan perguruan tinggi sebesar 20,40%.

“Adapun dalam bursa kerja tersebut, bekerjasama dengan 40 perusahaan yang menyediakan berbagai lowongan dengan berbagai klasifikasi pendidikan dari tanggal 24 hingga 27 Juli 2019”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *