Ingin Diturunkan Jadi Satu Persen, BPHTB Pati Sudah Termasuk Rendah

oleh -673 views

Seputarmuria.com, PATI – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pati Turi Atmoko menegaskan, tarif pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Kabupaten Pati termasuk rendah.

Hal itu diungkapkan Turi saat menanggapi aksi protes penurunan pajak BPHTB hingga menjadi satu persen dari yang sebelumnya sebesar 2,5 persen.

Untuk diketahui, pagi tadi puluhan orang dari sebuah ormas melakukan aksi di depan kantor BPKAD. Salah satu tuntutannya adalah penurunan tarif pajak BPHTB dari 2,5 persen menjadi 1 persen. Sebab hal itu menurutnya sangat membebani masyarakat kecil. Selain menggeruduk kantor BPKAD, mereka juga melakukan aksinya di depan kantor DPRD Kabupaten Pati.

”Kami sudah memberikan klarifikasi kepada mereka yang menggelar aksi. Bahwa kami sudah menjalankan sesuai aturan yang ada,” terangnya saat dikonfirmasi, Kamis (12/9/2019).

Turi menyebut bahwa aturan yang jadi acuan adalah UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah. Yang diturunkan menjadi peraturan daerah. Di Kabupaten Pati, peraturan daerah itu tertuang di Perda Nomor 8 Tahun 2017 perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang BPHTB.

”Dalam aturannya, pajak BPHTB itu sebesar maksimal 5 persen. Kemudian ada peraturan pemerintah yang kemudian di atur di perda diturunkan menjadi 2,5 persen. Perdanya itu kami godok pada tahun 2017 lalu,” ungkapnya.

Ia pun menegaskan, penurunan menjadi 2,5 persen itu, memiliki harapan agar dalam transaksi jual beli tanah tersebut mencantumkan nilai transaksi yang sebenarnya. Tujuannya seperti itu. Supaya penyampaian nilai transaksi bagi wajib pajak itu sesuai dengan kenyataan di lapangan.

”Apabila mereka ingin tarifnya 1% tidak masalah bagi kami. Namun harus merubah UU Nomor 28 tahun 2009 itu. Kewenangannya ada di pusat. Dan dalam waktu dekat sepertinya aka nada revisi undang-undang itu. Dan menurut kami dengan sudah adanya penurunan tarif pajak BPHTB menjadi 2,5 persen itu sudah sangat meringankan untuk rakyat kecil,” pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *