Haryanto Ajak Generasi Penerus Rawat Persatuan dan Kesatuan Guna Isi Kemerdekaan

oleh -293 views

Seputarmuria.com, PATI – Wujud terima kasih yang harus diberikan generasi penerus kepada para pejuang terdahulu adalah dengan menghargai perjuangan para pahlawan terdahulu dalam merebut kemerdekaan, generasi penerus harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sebab, generasi peneruslah yang bisa menikmati perjuangan. Sedangkan para pahlawan yang berjuang mengorbankan nyawa untuk merebut kemerdekaan justru tidak bisa menikmatinya.

Hal itu disampaikan Bupati Pati Haryanto di tengah rangkaian pelaksanaan kirab taptu HUT Ke-74 Republik Indonesia di depan Gedung Juang Pati, Jumat (16/8/2019) malam.

“Kirab taptu malam ini juga diselenggarakan dalam rangka mengingatkan kita akan sejarah perjuangan para pahlawan. Bahwa perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia tidaklah mudah. Di sini kita hanya bisa introspeksi dan meneteskan air mata. Karena beliau (para pejuang) tidak bisa menikmati (kemerdekaan). Yang bisa menikmati adalah kita,” ujar Haryanto.

Haryanto mengajak generasi penerus bangsa, termasuk dirinya sendiri, untuk mengisi kemerdekaan dengan bersama-sama merawat persatuan dan kesatuan. Ia meyakini, tanpa kebersamaan, pembangunan yang baik tidak bisa dikerjakan.

Tak lupa, ia mengajak masyarakat Pati untuk mendukung Pemkab Pati dalam menjalankan pembangunan daerah. Ia mengatakan, dirinya dan wakil bupati yang diberi kepercayaan memimpin Kabupaten Pati pasti punya kekurangan dan kelemahan. Namun, pihaknya selalu melakukan introspeksi.

Adanya dukungan dari berbagai pihak, Haryanto meyakini, kekurangan-kekurangan yang ada selama ini akan bisa diatasi.

“Oleh karena itu, saya sampaikan kepada generasi penerus saat ini, mari kita semangat. Bersatu-padu membangun Kabupaten Pati yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Beberapa saat sebelumnya, rangkaian taptu diawali dengan pelaksanaan upacara dan penyalaan obor di halaman Setda Kabupaten Pati. Pada upacara ini, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin bertindak sebagai inspektur upacara.

Wakil Bupati Saiful Arifin mendapat kehormatan menyalakan sepasang obor yang selanjutnya dikirab dari Pendopo Pati menuju Gedung Juang Pati dengan iringan marching band dan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Dalam pelaksanaannya, kirab diberangkatkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pati

Sampai di lokasi, rangkaian acara pun langsung bergeser ke Jalan Sudirman, tepat di depan Gedung Juang.

Di atas panggung utama itulah, dibacakan sejarah singkat tentang pertempuran mempertahankan kemerdekaan yang terjadi di Pati oleh Wakil Ketua LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) Kabupaten Pati Untung Joko Suratno.

Setelah bersama – sama mengheningkan cipta secara khidmat, Bupati Pati Haryanto menyampaikan sedikit sambutan yang ditujukan pada generasi penerus.

Setelah itu, Bupati Pati Haryanto bersama Forkopimda juga para veteran meletakkan karangan bunga di Monumen Tentara Pelajar. Tak berselang lama, rangkaian acara berlanjut ke penyerahan bambu runcing secara simbolik dari veteran kepada Dandim Pati Letkol Arm Arief Darmawan dan Bupati Haryanto.

Menyalakan api kaldron secara bersama ini merupakan wujud perlambangan semangat juang bangsa Indonesia yang tak pernah padam.

Rangkaian acara kirab taptu pun ditutup dengan menyanyikan lagu Ibu Pertiwi bersama – sama diiringi ribuan masyarakat turut serta menyanyikan. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *