Gunakan Bahasa Jawa di Prosesi Jumenengan, Bupati Kupas Tuntas Tema Hari Jadi

oleh -2,436 views

Seputarmuria.com, PATI – Bupati Pati Haryanto menyampaikan sambutan Bahasa Jawa pada prosesi Jumenengan di Pendopo Kabupaten Pati.

Selain itu, juga untuk menyampaikan harapannya pada segenap warga dan jajaran pejabat maupun staf Pemkab Pati.

Sesuai dengan tema Nyawiji Mbangun Pati Kang Mukti (bersatu membangun Pati yang makmur/jaya/sejahtera), Haryanto ingin agar semua elemen masyarakat termasuk Pemkab bersatu untuk membenahi diri dengan budi pekerti luhur.

Terlebih bagi abdi negara yang terjun langsung dalam pelayanan publik, budi pekerti dan akhlak yang baik menjadi modal utama.

Untuk Pati yang Mukti, ujar Haryanto, hanya bisa diraih bila pemerintah daerah dan masyarakat bersatu menerapkan budi pekerti luhur dan semangat guyub rukun serta tolong menolong dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati menyebut, masyarakat yang guyub itu ialah masyarakat tidak mau berselisih dan tak mudah dipecahbelah.

Menurut Haryanto, keadaan masyarakat dan pemerintah daerah yang kompak dan bersatu tersebut terasa sia-sia tanpa adanya berkah dari Allah SWT.

Mewujudkan Pati yang mukti memiliki konsekuensi yang besar. “Segenap jajaran pemerintah daerah harus menjadi contoh yang baik bagi warga masyarakat”, tegasnya.

Bupati ingin para abdi negara untuk menjaga kehormatan diri, berperilaku luhur, menjaga amal ibadah, dan bersikap baik saat memberikan pelayanan pada masyarakat.

Serta yang paling penting, lanjutnya, para abdi negara dituntut untuk dapat bekerja dengan jujur, adil, dan bertanggungjawab.

Menurut Haryanto, semua ini memang tak mudah. Namun ia meyakini dengan niat tulus dan sungguh-sungguh serta upaya yang maksimal, harapan menuju Pati yang mukti dapat tercapai.

Di kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih pada semua pihak yang telah mengantarkan Kabupaten Pati meraih berbagai penghargaan prestisius baik di tingkat Nasional maupun provinsi seperti diantaranya predikat WTP dari BPK RI, Adipura, Anugerah Parahita Ekapraya dan SAKIP Award dari KemenpanRB.

Ia pun bersyukur, di akhir tahun lalu, angka kemiskinan di Kabupaten Pati semakin menurun drastis bahkan jauh lebih baik ketimbang Provinsi Jateng. Demikian halnya dengan angka pengangguran ya juga terus menurun.

Bupati menyadari bahwa masih ada harapan masyarakat yang belum bisa diwujudkan tahun ini. Ia meminta maaf dan bertekad akan bekerja lebih baik di tahun mendatang.

“Tekad ini takkan ada artinya tanpa adanya dukungan dari semua pihak”, pungkasnya.

Di akhir sambutan, Haryanto tak lupa mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan kirab boyongan lima tahunan ini. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *