Gandeng Sejumlah CSR, Pemkab Salurkan Air Bersih

oleh -239 views

Seputarmuria.com, PATI – Kemarau panjang yang kini sedang melanda di sejumlah daerah termasuk Kabupaten Pati, membuat sebagian besar desa – desa mengalami kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

Hampir setiap hari, bantuan pun selalu berdatangan ke daerah – daerah yang mengalami kesulitan air mulai dari BPBD, PMI maupun lembaga dan organisasi lainnya.

Kepedulian terhadap warga yang kesulitan air juga ditunjukkan oleh sejumlah CSR yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang pada hari ini, Kamis (3/10/2019), mengirimkan bantuan air bersih ke beberapa desa di Kabupaten Pati.

Bupati Pati Haryanto mewakili masyarakat mengucapkan terima kasihnya kepada para CSR yang telah menunjukkan kepeduliannya kepada warga maupun desa yang terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih saat ini.

“Ini merupakan bentuk kepedulian yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Otomatis ini sangat membantu masyarakat”, ujarnya.

Adapun sejumlah CSR yang memberikan bantuan air bersih ialah, PMI, BPBD, PDAM Pati, BPR Bank Daerah, kemudian Bank BKK, Bank Jateng, PT. Sahabat Mulia Sakti yaitu anak perusahaan PT. Indocement yang setiap tahun juga melaksanakan kegiatan sosial, beberapa pihak lainnya.

“Kemarau dan kekeringan ini masih panjang, jadi apabila masyarakat yang mempunyai kelebihan rezeki secara pribadi maupun organisasi, dapat berkontribusi menyalurkan bantuan air kepada masyarakat. Bisa dikirim langsung, bisa lewat BPBD maupun PMI”, imbaunya.

Terpenting, lanjut bupati, bantuan air yang dikirimkan tersebut demi kepentingan masyarakat luas. Selain itu, ia juga menyebut bahwa di tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Sebab, semakin banyak lembaga, organisasi maupun pihak lain yang peduli terhadap sosial.

Untuk diketahui, dari semua CSR yang berangkat mengirimkan air dari halaman Setda Pati pagi ini, total tangki air yang dikirimkan mencapai ratusan tangki air.

“Apabila di total semua maka sudah mencapai ribuan tangki yang telah dikirimkan kepada masyarakat. Mengingat bahwa kemarau dan kekeringan yang terjadi saat ini memang panjang”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *