Gandeng OPD Dan Masyarakat, Satpol PP Pati Prakarsai Gerakan Pati Tertib dan Tenteram

oleh -709 views

Seputarmuria.com, PATI – Sebagai bentuk penanganan permasalahan gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat di lingkungan Kabupaten Pati secara lebih optimal, Kasatpol PP Pati Hadi Santosa memprakarsai Gerakan Pati Tertib dan Tenteram.

“Intinya adalah mengajak para stakeholder, baik masyarakat luas maupun OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk membantu dan memfasilitasi usaha mewujudkan ketertiban dan ketenteraman masyarakat,” terangnya ketika dijumpai di kantornya, Jumat (14/6/2019).

Hadi berpendapat, gerakan ini perlu mendapat dukungan dari masyarakat, sebab Satpol PP tidak bisa melaksanakan tugas sendiri. Agar upaya tersebut maksimal, Satpol PP harus berkoordinasi dengan stakeholder yang ada di Pati.

Guna menyukseskan gerakan ini, pihaknya akan memberikan sosialisasi pada masyarakat.

“Dimulai dari yang paling sederhana, yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari. Misalnya menumbuhkan kesadaran untuk tidak membakar dan membuang sampah sembarangan, tidak memberi uang pada PGOT (Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar), serta tidak parkir sembarangan. Intinya mengajak masyarakat agar secara sadar ikut menjaga ketertiban dengan patuh dan taat pada aturan yang berlaku,” jelasnya.

Dasar Gerakan ini yaitu Perda nomor 7 tahun 2017 tentang Tibumtranmas (Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat) yang ditindaklanjuti dengan menyusun Perbup nomor 22 tahun 2019. Ia mengatakan, di sana sudah jelas diatur beberapa hal yang mendukung ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Menurut Hadi, sejak diluncurkan oleh Bupati Pati Haryanto pada 22 April 2019, gerakan ini telah mendapat respons positif dari stakeholder, baik Forkopimda, Polri, TNI, OPD serta tokoh masyarakat dan komunitas.

Gerakan ini juga terbukti efektif meningkatkan Tibumtranmas di Pati. Hadi mengatakan, dalam waktu dekat, telah terwujud lima dari 11 kriteria tertib yang ada. Padahal, awalnya hanya menargetkan tiga.

“Kelimanya yaitu tertib jalur hijau, taman, dan tempat umum; tertib sosial; tertib usaha tertentu; tertib usaha pariwisata; rekreasi dan hiburan umum; dan tertib kependudukan,” paparnya.

Terkait keterlibatan OPD, pihaknya mengatakan, selalu siap bersinergi dengan para OPD. Hal tersebut lantaran, tiap OPD sebenarnya juga memiliki tugas pengawasan, pembinaan, monitoring, dan evaluasi berkelanjutan.

“ini agar ada sinergitas dan sinkronisasi antara tugas Satpol PP dengan tugas OPD lainnya. Sekali lagi, ketertiban umum adalah tugas bersama. Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.

Selain itu, Gerakan Pati Tertib dan Tenteram ini juga dicanangkan untuk memenuhi tugas proyek perubahan di Diklatpim tingkat II. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *