Fenomena Gerhana Matahari, Puluhan Orang Gelar Salat Kusuf di Masjid Moch Dahlan Pati

oleh -397 views

Seputarmuria.com, PATI – Puluhan orang mengikuti salat kusuf/salat gerhana matahari di Masjid Moch Dahlan Pati, Kamis (26/12/2019) siang sekira pukul 12.00 atau bakda salat zuhur.

Dilaksanakannya salat kusuf ini merupakan respons atas terjadinya fenomena alam gerhana matahari cincin.

Kabid Dakwah dan Pengkajian Agama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Pati, Ustaz Muhammad Rifqi Arriza, bertindak sebagai imam dan khotib.

Dalam khotbahnya, ia menjelaskan, dengan perkembangan teknologi, masyarakat kini bisa tahu kapan gerhana akan terjadi. Sehingga, mereka tak lagi terkejut dengan fenomena alam yang terjadi secara mendadak.

“Terkait hal ini, sangat disayangkan apabila banyak dari umat Islam tergerus oleh sisi negatif dari teknologi. Alih-alih melaksanakan sunah Nabi Muhammad berupa salat kusuf, sebagian pihak malah tak acuh dengan peristiwa alam ini. Mereka memilih mengabaikannya dan melanjutkan hidup seperti biasa, seolah tidak terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Ustaz Rifqi berpesan, keadaan ini menguatkan anjuran ulama untuk menghidupkan sunah Nabi agar ajaran dan tuntunan beliau tetap lestari.

Ia juga menyarikan khotbah salat gerhana Nabi Muhammad yang diriwayatkan Bukhari, Ustaz Rifqi merangkum tiga ibrah dan pelajaran dari fenomena gerhana matahari.

Pertama, gerhana merupakan tanda kekuasaan Allah yang perlu direnungi dan diresapi demi merasakan kemahakuasaan-Nya. Kedua, gerhana dan fenomena alam lainnya sebaiknya tidak dikaitkan dengan tahayul.

“Ketiga, kita dianjurkan memperbanyak ibadah dan amal saleh saat melihat fenomena alam ini. Demi menegaskan penghambaan kita pada Allah,” urainya.

Ustaz Rifqi juga memberi makna perintah salat kusuf sebagai imbauan untuk mentadabburi setiap fenomena alam sebagai satu di antara jalan memperkuat keimanan dan menggerus kesombongan.

“Manusia, betapa pun kuatnya, betapa pun kayanya, dan setinggi apa pun jabatannya, tetaplah ia adalah makhluk Allah yang lemah, tidak layak bersikap sombong,” tandasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *