DPUTR Sabet 2 Penghargaan di Kejuaraan Bola Voli Antar Klub Bupati Cup 2019

oleh -838 views

Seputarmuria.com, PATI – Kejuaraan Bola Voli Antarklub Bupati Cup 2019 yang digelar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Pati telah usai, Kamis (26/12/2019) malam.

Kejuaraan yang digelar di GOR Pesantenan Pati selama tiga hari berturut-turut ini telah menemukan para juaranya.

Di kelompok putri, klub yang menjadi juara 1 dan 2 secara berurutan ialah Bhayangkara Pati dan DPUTR. Sementara, juara 3 bersama diraih oleh BRI Pati dan Pasopati Cluwak.

Untuk kelompok putra, klub yang menjadi juara 1 dan 2 secara berurutan ialah DPUTR dan DKK. Sementara, gelar juara 3 bersama dianugerahkan kepada Pesona dan GVG Gunungwungkal.

Bupati Pati Haryanto berkesempatan menyerahkan piala juara dan plakat hadiah kepada juara 1 di masing-masing kelompok. Sebelumnya, bersama Sekda Pati Suharyono dan Wakapolres Pati M Ifan Hariyat, ia juga menyaksikan pertandingan final.

“Sangat mengapresiasi. Sebab dengan adanya kejuaraan maupun kompetisi semacam ini, dapat melahirkan bibit – bibit atlet yang bisa mewakili Kabupaten Pati di regional hingga nasional”, ujar bupati.

Untuk diketahui, kejuaraan ini diikuti 30 tim yang terdiri atas 24 tim putra dan 6 tim putri. Tim-tim ini berasal dari berbagai klub voli di Kabupaten Pati.

Ketua Panitia, Wisnu Setyo Nugroho, mengatakan, kejuaraan yang merupakan kegiaran rutin tahunan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) ini bertujuan mencari atlet berprestasi.

“Ini juga merupakan event berjenjang. Jadi, pemenang Bupati Cup akan mewakili Kabupaten Pati di level Jawa Tengah,” ucap Sekretaris Umum PBVSI Kabupaten Pati ini.

Wisnu menyebut, kejuaraan ini menerapkan sistem perlombaan setengah kompetisi.

Sementara ini, klub – klub voli yang ikut bertanding belum diperkenankan menggunakan pemain dari luar Pati.

Meski demikian, rencananya mulai 2020, seiring adanya perubahan Juklak Pengprov PBSI, pemain dari luar Pati akan diperbolehkan ikut bertanding.

“Terpenting, masih dari wilayah Jateng. (Pemain dari luar Pati) boleh ikut karena sistemnya antarklub. Tapi syaratnya harus anggota klub, tidak boleh hanya diambil untuk satu turnamen ini. Misalnya ada pemain Rembang yang bagus, kemudian direkrut klub untuk ikut kejuaraan ini. Kalau seperti itu, kan, bukan pembinaan namanya,” ucapnya.

Wisnu mengatakan, kejuaraan dimulai dengan sistem pool/grup. Kemudian, dari kelompok putra diambil satu tim per pool. Adapun dari kelompok putri diambil dua tim dari setiap pool.

“Mereka bertanding dengan sistem gugur untuk mendapat juara 1, juara 2, dan juara 3 bersama,” jelasnya.

Untuk total hadiah yang diberikan panitia pada para pemenang ialah Rp 23 juta. Juara 1 mendapat Rp 5 juta, juara 2 Rp 3,5 juta, dan dua tim yang meraih juara 3 bersama masing-masing memperoleh Rp 1,5 juta. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *