Ditanya Soal Cawabup, Abdul Hafidz Jawab…. “Intinya PPP Bulat Calonkan Bupati 1 Orang Saja”

oleh -368 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan jika untuk calon wakil bupati pada kontestasi Pilkada tahun 2020 belum terfokus.

Hanya saja, saat ini Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang tengah bulat mencalonkan Bupati untuk satu nama saja. Yakni Haji Hafidz, sebutan akrab yang ditujukan kepada Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Hal itu diutarakan saat ditanya wartawan setelah usai menghadiri temu kader PPP se Rembang di kantor PPP Jalan Pemuda Rembang, Selasa (1/10) siang.

“Yang jelas dengan pertemuan kader ini, bisa menangkis rumor jika si A nyalon dari Bupati dari PPP, orang ini orang ini nyalon PPP. Intinya PPP Rembang bulat Abdul Hafidz. Akan tetapi pencalonan itu juga akan segera ditetapkan musyawarah partai terlebih dahulu. Dan satu lagi yang penting yakni saya sebagai kader, ya Samikna Waatokna saja,”kata dia.

Dalam temu kader ini, ia juga menjabarkan hasil kinerja pemerintahan Rembang selama kurang lebih 3.5 tahun ke belakang saat dipimpinnya menjadi bupati.

“Sebenarnya acara temu kader PPP Rembang ini akan menghadirkan sebanyak 3 ribu kader. Akan tetapi berhubung masih suasana duka (wafatnya Mbah Moen), maka dikemas sederhana saja,”ucapnya.

Selain itu, Hafidz juga menjelaskan mengapa temu kader ini digelar pada 1 Oktober 2019. Hal itu tak lepas dari permintaan dan cita ulama kharismatik yang tak lain ialah Alm. KH. Maimoen Zubair yang selalu mengedepankan jiwa Pancasilasin tersebut.

“Kenapa dilakukan pertemuan kader pada 1 oktober. Ini merupakan tak lepas cita-cita Mbah Moen, karena hari ini (Selasa 1 Oktober 2019) merupakan hari kesaktian pancasila. Sebab Mbah Moen tak suka dengan negara berdasarkan agama. Namun sukanya berdasarkan Pancasila,”kata dia menceritakan  permintaan Mbah Moen saat masih hidup.

Kemudian, ia juga melanjutkan jika menurutnya, Mbah Moen mengedepankan Pancasila lantaran bisa menyatukan berbagai suku, etnis dan gama.

“Kata Mbah Meon, dengan pancasnila, kata beliau, dengan Pancasilalah agama bisa maju, negara maju, etnis rukun dengan adanya pancasila,”ujar dia menirukan pembicaraan Mbah Moen saat masih hidup.

Setelah itu, orang nomor 1 di kota garam inipun mulai menjabarkan keberhasilannya saat memimpin kabupaten yang ada di ujung timur Jawa Tengah ini.

“BPS mencatat saat ini 6.18 persen ekonomi kita tumbuh. Itupun atas kerja keras semuanya, muali dari bupati dan lainnya. Sedangkan inflasinya sebesar  2.6 persen. Dan itu jika menurut ekonom itu sangat baik sekali bagi perkembangan kita (Rembang),”tuturnya.

Tak sampai di situ saja, pengguran dan kemiskinan pun diklaim menurun secara bertahap di era kepemimpinannya selama kurang lebih 3.5 sampai 4 tahun ini.

“Al Hamdulillah, pengganguuran turun, yang semula di angka 12 ribu saat ini bisa mencapai 10 ribu. Sedangkan kemiskin di tahun 2015 mencapai 20 persen, lambat laun di tanun 2016 menjadi 19 persen, dan di 2018 bisa turun lagi,”ucap dia.

Selain itu, di Rembang selama kepemimpinannya juga sudah mengambil langkah untuk menangani rumah tak layak huni bagi warga miskin.

“2018 sudah sekitar 3 ribu bedah rumah, kalao ditotal di tahun 2019 sudah sekitaran 5 ribu bedah rumah. Kami tahu rakyat rumahnya yang tak layak huni ada sekitar 23 ribu. Dan cita cita ini 15 ribu rumah tak layak huni harus selesai terbedah dalam 5 tahun ini,”harapnya sembari disambut tepuk tangan ratusan kader PPP yang hadir.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Rembang Madjid Kamil menilai jika pertemuan ini merupakan tasyakuran kecil usai kontestasi Pemilu 2019 lalu. Baik yang kader sudah jadi maupun belum jadi DPR.

“Ini adalah syukuran mau mengumpulkan yang belum jadi calonnya. Al hamdulillah kita bisa melaksanakan syukuran ini dalam kemasan temu kader. Kemenangan ini ada kebersamaan, mulai dari rantingnya hingga pengurus anak cavang, DPC maupun ulama-ulamanya. Sebab PPP di Rembang tetap pemenang 2014 menang, 2019 menang walaupun ada kegagalan target kurang terpenuhi,”ungkap dia. 

Saat ditanya media soal calon wakil bupati yang bakal mendampingi Abdul Hafidz ia juga mengutarakan jika saat ini belum membuka siapa yang cocok untuk menjadi wakilnya Hafidz.

“Belum (cawabup) siapa, yang jelas nanti juga masih ada rapat lagi terkait yang bakal cocok mendampingi Abdul Hafidz,”bebernya.

Kemudian saat ditanya dari tokoh partai maupun non partai, ia juga belum bisa menjelaskan hal itu lantaran masih ada rapat partai yang akan menentukan itu semua.

“Ini tadi sudah dijabarkan keberhasilan Abdul Haffid, kita juga menilai, mengevaluasi dan maju. Yang jelas partai sampe sekarang belum sampai ke sana (melamar calon),”pungkasnya. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *