Dinyatakan Bebas BABS, Pemkab Pati Deklarasikan ODF

oleh -13,179 views

Seputarmuria.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melakukan deklarasi ODF (Open Defecation Free/Bebas dari Buang Air Besar), Sabtu (21/12/2019).

Deklarasi ini dilakukan usai sebelumnya, pada 18 Desember 2019 lalu, Tim Verifikasi ODF dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengunjungi delapan desa/kelurahan untuk melakukan verifikasi lapangan.

Hasilnya, tim verifikasi yang diketuai Wahyu Setyaningsih tersebut menyatakan Kabupaten Pati telah bebas dari BABS.

Kabupaten Pati menjadi kabupaten ke-19 di Jawa Tengah yang mendeklarasikan ODF.

Pembacaan deklarasi dilakukan di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, dipimpin langsung oleh Bupati Pati Haryanto.

Terdapat empat poin dalam deklarasi tersebut, yakni masyarakat Kabupaten Pati (1) Telah 100 persen buang air besar di jamban sehat; (2) Selalu siap untuk mempertahankan status stop BABS; (3) Menerapkan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat; dan (4) Siap meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kepedulian sehari-hari demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih menuju Kabupaten Pati yang sehat dan sejahtera.

Bupati Pati Haryanto mengucapkan syukur atas pencapaian yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun ini.

“Saya tidak malu, sekalipun dalam deklarasi ODF kita jadi penutup eks-Karesidenan, namun akhirnya harapan kita terpenuhi,” ucapnya.

Walaupun menjadi urutan ke-19 di Jawa Tengah dalam kecepatan penuntasan program BABS, Haryanto mengaku bangga. Sebab, Kabupaten Pati langsung dinyatakan bebas dari BABS dalam satu kali verifikasi.

“Dari 19 kabupaten/kota yang sudah deklarasi, hanya Klaten dan Pati yang seperti ini. Kabupaten lain harus mengulang. Jadi kita punya prestasi,” ungkapnya.

Sebelumnya, lanjut bupati, Tim Kemenkes juga turun ke lapangan, tepatnya di komunitas suku Samin, untuk mengecek kondisi jambanisasi di sana.

Menurut Haryanto, selama ini, beberapa pihak mengira masyarakat Samin tidak punya jambanisasi. Padahal kenyataannya sebaliknya.

“Saat survey di sana, justru malah kita malu kalau tidak bisa menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ucap Haryanto.

Atas capaian ini, Haryanto berterima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Puskesmas, Kades, Camat, OPD terkait, dan TNI-POLRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *