Di Tengah Persaingan Perbankan Yang Ketat, Bupati Apresiasi Atas Pertumbuhan Bank Daerah

oleh -581 views

Seputarmuria.com, PATI – Bupati Pati Haryanto bersama dengan Wakil Bupati Pati, Forkopimda serta para OPD dalam kesempatannya menghadiri, Penarikan Tabungan Berlian Periode 14 Tahun 2019 dalam rangka HUT Ke-24 PD BPR Bank Daerah Pati, Sabtu (24/8/2019). Acara tersebut diselenggarakan di Muria Ballroom The Safin Hotel.

Di acara tersebut, Bupati Pati Haryanto menyampaikan bahwa bank yang awalnya bernama Bank Pasar di bawah kontrol Subbag Perekenomian Setda Pati dan berlokasi di Pasar Ya’ik ini sekarang semakin tahun tumbuh semakin pesat.

“Yang dulu bermodal hanya puluhan hingga ratusan, kini sudah mencapai milyaran rupiah. Yaitu asetnya mencapai 387 Milyar. Ini bukanlah hal yang mudah. Sebab yang namanya mengelola keuangan tidaklah mudah”, ujar Haryanto.

Bupati menegaskan, perkembangan bank daerah ini patut di apresiasi mengingat begitu ketatnya persaingan di dunia perbankan yang memberikan kredit bunga sangat kecil. Apabila dalam pengelolaannya tidak baik, sudah tentu akan menimbulkan masalah di lapangan.

“Kepercayaan masyarakat akan meningkat manakala hal – hal seperti ini dapat kita kelola dengan baik. Jadi seperti itulah mengelola sebuah usaha. Semakin profesional dalam mengelola, kepercayaan masyarakat kian bertambah”, tegasnya.

Haryanto menyebut bahwa, kunci dalam pengelolaan badan usaha milik pemerintah itu ada pada pemilik. Kalau pemiliknya itu tidak banyak ikut campur dalam kepentingan pribadi badan usaha tersebut, sudah tentu tidak akan menimbulkan persoalan. Namun apabila ikut campur dalam kepentingan pribadi, tentu akan menjadi masalah.

“Sejak tujuh tahun saya menjabat, banyak perbankan yang awalnya tertatih – tatih, kini sudah dapat tumbuh dan berkembang. Semuanya mendapat dividen”, katanya.

Bupati juga tak lupa meyakinkan kepada segenap para nasabah yang hadir, bahwasanya untuk jangan khawatir terkait menyimpan uang di PT. Bank Daerah. Sebab dalam realisasinya, segala bentuk keuangan telah dijamin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“PT BPR Bank Daerah ini murni, 100% murni milik Pemda. BPR BKK, 49% milik Pemda, 51% milik Pemprov sedangkan Bank Jateng itu kita penyertaan modal. Meskipun penyertaan modal, itu yang masuk ke Pemda nya juga cukup lumayan. Di Jawa Tengah, daerah – daerah yang ikut penyertaan modal, Pati tergolong yang cukup tinggi. Semua itu untuk kepentingan yang bermanfaat. Untuk peningkatan pendapatan daerah. Jadi pendapatan daerah ini, dana kita masih utuh, sedangkan tiap tahun dapat dividen”, pungkasnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *