Di Datangi Ratusan Mahasiswa STAIP, Bupati Imbau Untuk Fokus Pemberdayaan

oleh -184 views

Seputarmuria.com, PATI – Di sela-sela kesibukannya Haryanto menyempatkan diri untuk menyambut Tim KKN STAIP di ruang Penjawi Setda Pati, pagi tadi, Selasa (01/10/2019).

Ini merupakan komitmen Pemkab, yang mana hal ini sudah kesekian kalinya Pemkab Pati menerima mahasiswa untuk melaksanakan kerjasama dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi.

Kepala Bappeda Pati yang diwakili Kabid Pemerintahan Sosial dan Budaya Aniq menyampaikan bahwa dalam kegiatan KKN ini, total mahasiswa STAIP yang mengikuti KKN adalah sebanyak 186 mahasiswa yang tersebar di semua desa di Kecamatan Tlogowungu, terkecuali Desa Regaloh.

“Tujuan KKN yaitu untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengabdian dalam masyarakat. Kemudian mendidik mahasiswa agar memiliki rasa tanggung jawab dan pengabdian kepasa bangsa dan negara. Melatih mahasiswa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan untuk kepentingan kehidupan bermasyarakat”, terangnya.

KKN yang dijadwalkan mulai tanggal 1 Oktober 2019 hingga 9 November 2019 yaitu berlangsung selama 40 hari. Dalam penerimaan KKN tersebut, dihadiri oleh Bupati Pati, Ketua STAIP, Camat Tlogowungu serta pada DPL.

Kerjasama yang baik dengan Pemkab ditambah dengan sambutan warga Pati yang amat terbuka pada mahasiswa yang hendak melakukan praktek pengabdian masyarakat membuat sejumlah perguruan tinggi ternama di Jawa Tengah menjadikan Pati sebagai incaran kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto dalam sambutan dan arahannya menyampaikan syukur atas kedatangan mahasiswa – mahasiswa KKN di Kabupaten Pati. Bupati juga bersyukur atas terjalinnya kerjasama sejumlah Universitas dan Pemkab Pati yang sudah terlaksana sudah lama.

“Meskipun ilmu yang didapat selama ini dalam bidang agama, namun yang di implementasikan nanti tak hanya dalam bidang agama saja, namun ilmu yang lain juga. Yang terpenting ialah peningkatan SDM. Sebab, salah satu tolak ukur dalam keberhasilan memimpin terletak pada SDM nya”, pungkasnya.

Jadi karakteristik Kecamatan Tlogowungu, lanjut Bupati, dengan kehadiran mahasiswa STAIP, lumayan cocok. Sebab, di kecamatan tersebut, juga banyak masyarakatnya yang mengenyam tentang pendidikan keagamaan.

“Dengan demikian, kehadiran mahasiswa KKN dari STAIP guna memberdayakan ilmu keagamaannya disana, tentu bukan hal yang asing bagi masyarakat sekitar. Penting juga agar bagaimana mahasiswa ini mudah dalam membaur”, pungkasnya.

Bupati menyebut, memang di Kecamatan Tlogowungu terdapat satu desa yang tidak menjadi target KKN. Selain itu, desa tersebut yakni Regaloh akan mengikuti pilkades serentak di 21 Desember 2019 nanti.

“Untuk mahasiswa KKN yang berada di dekat Desa Regaloh, untuk tidak ikut hanyut dalam nuansa politik yang ada. Tetap fokus saja dalam program – program KKN serta pemberdayaan”, imbaunya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *