Desa Tunggulsari Mewakili Pati Dalam Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi

oleh -611 views

Kades Tunggulsari beserta para personil saat silaturahmi kepada Bupati Pati Haryanto

Seputarmuria.com, PATI – Terpilih menjadi salah satu finalis dalam lomba desa wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kades Tunggulsari beserta jajaran serta pengelola Pantai Mina Mangrove silaturahmi kepada Bupati Pati Haryanto, Jumat (19/7/2019).

Adapun maksud dari silaturahmi ini ialah, meminta doa restu, arahan serta dukungan ketika mengikuti lomba wisata nantinya.

Bupati Pati Haryanto pun menyambut baik kedatangan mereka. Bupati menyampaikan bahwa dalam lomba desa wisata ini, berbeda dengan kompetisi di bidang olahraga. Sebab, aspek – aspek yang dinilai ada banyak item. Mulai dari konsep, kekompakan hingga semangat pengelola dalam meng – explore potensi desa.

Diantara sekian banyak konten dalam Pantai Mina Mangrove, salah satunya adalah budidaya nila salin. Menurut Bupati, hal ini cocok sebab Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu merupakan salah satu desa yang tengah mengembangkan nila salin.

“Pantai Mina Mangrove ini bagus, sebab saat ini, banyak orang yang berlomba – lomba melakukan penghijauan di wilayah pantai. Itu nanti disampaikan juga, apakah mangrove nya hanya sebagai penahan ombak, atau sudah benar – benar berfungsi sebagai bagian dari wisata? Apakah sudah bernilai ekonomis apa belum? Itu jangan lupa disampaikan”, himbau Bupati.

Layaknya Desa Talun, lanjut Bupati, yang telah mendapat SK tentang desa wisata, apabila nanti Desa Tunggulsari mendapat juara, jangan sampai berhenti disitu saja.

“Saya hanya bisa mendukung dan merestui. Semoga dalam lomba nanti, menang dan mendapat juara. Ada dana desa itu digunakan untuk pengembangan. Banyak spot selfie, apalagi di dekat pantai, wah pasti banyak orang suka”, pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa Pantai wisata yang baru dibuka per tanggal 23 Juni 2019 ini masih sangat asri dan begitu alami.

Mendapat restu dan wejangan dari Bupati Pati, Kades Tunggulsari Jarot Supriyanto pun berterima kasih dan merasa bersemangat. Berlokasi di Semarang, Jarot mengaku membawa 50 orang mulai dari jajaran desa, PKK, karang taruna, kelompok mangrove serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Disana nanti kami akan membawa display ikan nila salin air asin. Selain itu, yang kami unggulkan adalah ikon Pati yakni ikan nila salin, bandeng inovasi dan mangrove”, ungkap Jarot.

Ia menambahkan, 50 personil yang dibawanya tersebut, terbagi menjadi tim kesenian, tim stand, tim inti serta para suporter.

“Semoga dengan restu dan dukungan dari Bupati, serta usaha maksimal kami, semoga kami nanti mendapat juara 1”, harapnya. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *