Corona ! Kurang dari 5 Menit Pengunjung Karaoke Buyar saat Disuruh Pulang, Bahkan Polisi Bilang : Bayar Dulu Kopinya

oleh -25 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Jajaran Kepolisian Resort Rembang menggelar sosialisasi bahaya penyebaran virus corona, Senin (23/3/2020) malam.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto itu dengan pengeras suara sambil berkeliling di jalanan se Rembang menggunakan mobil patroli.

Bahkan tak jarang, sekitar 5 sampai 10 menit Dolly dan jajarannya pun turun untuk mendatangi warung kopi, tempat karaoke, hiburan malam, cafe, tempat nongkrong dan lainnya sembari mengimbau untuk segera membubarkan diri atau juga ditutup lebih awal.

Tak hanya itu, polisi pun memerintahkan para pengunjung untuk segera pulang dan tidak bergerombol. Pihak Polres juga memberikan wejangan, selebaran imbauan-imbauan menjaga kesehatan dan bahaya virus tersebut.

Namun sebelum buyar membubarkan diri, polisi pun meminta supaya minuman, makanan, dan kopi yang dipesan oleh pengunjung harus dibayar terlebih dahulu.

“Bayar dulu kopinya (minuman, makanan, pesanan, red). Rugi nanti warungnya,” seru salah satu polisi yang ikut kegiatan itu.

Dalam penyampaian imbauan yang dilakukan oleh polisi itu, tak jarang seseorang yang bergerombol itu pun membalas dan menyepelekannya sembari melemparkan tertawa kecil.

“Njeh, njeh pakā€¦. (iya-iya pak),”ucap seseorang yang diimbau polisi sambil tertawa kecil di salah satu karaoke.

Sementara itu, Kapolres Rembang AKBP Dolly tak henti-hentinya di sepanjang jalan silih berganti dengan anggota lainnya menyuarakan untuk mewaspadai virus itu sembari membacakan maklumat Kapolri Jendral Polisi Drs. Idam Aziz, M.Si.

Dolly menegaskan, maklumat Kapolri di situ ada, social distancing, jaga jarak satu sama lain, menghindari kerumunan banyak orang dan mementingkan berkegiatan di rumah saja demi tidak menularnya virus itu.

“Mengimbau kepada masyarakat jaga kesehatan, berjemur saat pagi di bawah sinar matahari di rumah (berkegiatan di rumah). Masih disinyalir masih ada titik nongkrong, cafe yang masih buka tempat berkumpulnya warga. Saya mengimbau ini bisa untuk bisa dijalankan. Sehingga nantinya bisa meminimalkan penyebaran virus itu,”kata Dolly.

“Kami minta pengelola cafe atau tempat nongkrong bahkan warga yang berkunjung itu menyadari kondisi bahwa saat ini memang darurat Corona,” jelasnya.

Menurutnya, kerumunan seseorang atau sejumlah warga di luar rumah itu berpotensi menjadi wadah penyebaran virus corona.

“Polres Rembang sendiri bakal gencar menyosialisasikan potensi bahaya penyebaran virus corona untuk ke depannya. Supaya dapat dihindari hal hal yang memang dinilai membahayakan bagi seseorang,”ucapnya.

Dari pantauan media di lapangan, Dolly dan anggotanya membacakan beberapa hal penting. Mulai dari cara hidup sehat, imbauan penyemprotan desinfiktan, cuci tangan yang bersih menggunakan hand sanitizer (sabun, pembersih kuman, red), memeriksakan kesehatan secara baik dan lain sebagainya.

Perlu diketahui, kegiatan untuk mencegah menyebarnya virus corona itu mulai pukul sekitar 22.00 WIB dari titik start Polres, menuju arah barat (sepanjang jalan yang ada cafe dan karaokenya, red) hingga Desa Pulo. Setelah itu ke arah utara menuju arah Kota, alun-alun (tempat nongkrong kawula muda) dan berakhir hingga pukul 00.30 WIB. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *