Cemoohan Warganet saat ada Razia, Polisi Sebut ada Tantangannya

oleh -317 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Operasi Patuh Candi tahun 2019 yang digelar oleh pihak kepolisian secara nasional telah dimulai. Mulainya razia itu sejak Kamis (29/8) hingga nanti Rabu (11/9) mendatang. Tak ayal dari kegiatan yang nantinya difokuskan di jalan itu tak serta merta berjalan mulus.

Mengingat saat ini pihak kepolisian mempunyai tugas dan tantangan besar untuk selalu meyakinkan kepada masyarakat sekitar jika razia selama 2 pekan ini digelar guna meminimalkan kecelakaan di jalanan dan tindakan kriminal.

Selain itu, budaya masyarakat yang sudah ikut-ikutan mengunggah foto-foto bahkan video kegiatan razia di jalan pun menjadi tantangan bagi petugas. 

Sementara itu, dari unggahan di media sosial itupun tentunya bakal mendapatkan respon dari warganet atau masyarakat yang ada di wilayah sekitar. Baik respon positif bahkan cemoohan sekalipun. Sehingga pihak kepolisian harus menunjukan kinerja yang bagus kepada khalayak umum.

“Ini tantangan bagi pihak Kepolisian, bagi Polantas. Bagaimana caranya melaksanakan razia tanpa muncul komentar negatif (medsos). Sehingga itulah yang kami butuhkan petugas yang humanis,”kata Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santoso saat diwawancarai media seusai Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi tahun 2019 di Mapolres Rembang.

Dengan didampingi Kasatlantas AKP Roy Irawan, Pungky juga mengutarakan jika kegiatan razia itu harus mengedepankan sikap yang baik dan tidak perlu berteriak lantang saat menghadapi masyarakat.

“Melakukan penindakan, penilangan ataupun pemberhentian tidak perlu memggunakan suara keras, menunjukan muka yang masam, tapi cukup dengan senyuman dan penilangan (jika ada kesalahan, red),”paparnya.

Perlu diketahui, Operasi Patuh Candi tahun 2019 ini nantinya pihak aparat bakal menerjunkan sebanyak 70an personil. Mulai dari Kepolisian, Dishub dan instansi terkait.

Sementara itu, dalam razia itu nantinya bakal memfokuskan tujuh poin. Di antaranya yakni bakal menindak pengendara motor yang tak menggunakan helm sesuai standart, menindak pengemudi roda 4 yang tak menggunakan sabuk pengaman, pengemudi yang mengemudikan di atas maksimal kecepatan, melawan arus, pengendara di bawah umur, pengguna HP saat berkendara di jalan, mobil atau motor yang memasang sirine, strobo dan sejenisnya.  (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *