Cegah Penyebaran Corona, Satpol PP Pati Patroli di Sejumlah Tempat Wisata

oleh -587 views

Seputarmuria.com, PATI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati berpatroli ke tempat-tempat publik untuk menyosialisasikan hal-hal terkait virus corona (COVID-19), termasuk upaya pencegahannya, Rabu (25/3/2020). Tak hanya itu, Satpol PP juga mengimbau masyarakat yang masih berkerumun di ruang-ruang publik untuk membubarkan diri.

Beberapa tempat yang menjadi tujuan patroli hari ini di antaranya Alun-Alun Pati, Hutan Kota Kalidoro, pasar-pasar, Stadion Joyokusumo, TPA Sukoharjo, Waduk Gunung Rowo, Wisata Agro Jollong, hingga kompleks lokalisasi Lorong Indah (LI).

Menurut Sekretaris Satpol PP Pati Imam Rifai, kebanyakan masyarakat yang mereka temui masih cenderung cuek dalam menyikapi imbauan pemerintah terkait persebaran virus corona.

“Mereka belum serius menanggapi imbauan ini. Mereka belum sepenuhnya memahami pola persebaran virus ini. Masih banyak yang menyepelekan. Padahal sejak beberapa hari lalu kami sudah galakkan sosialisasi melalui media sosial maupun terjun langsung ke lapangan,” papar dia.

Sebagaimana di Waduk Gunung Rowo, lanjut Imam, masih banyak masyarakat yang membandel. Mereka nongkrong beramai-ramai di ruang terbuka ini, bukannya berdiam diri di rumah dan mematuhi ajakan social/physical distancing.

Akhirnya, petugas meminta mereka segera membubarkan diri dan kembali ke kediaman masing-masing.

“Jika kami temukan warga yang masih membandel, akan kami ingatkan dan kami foto. Jika dia tetap membandel, seandainya dia terkena wabah, kami punya bukti bahwa dia tidak mengikuti imbauan pemerintah,” tegas Imam.

Imam menegaskan, jika masyarakat menemukan adanya kerumunan massa yang berpotensi menjadi titik persebaran virus, mereka bisa menghubungi Satpol PP. Nantinya, Satpol PP akan segera mengambil tindakan.

Berbeda dengan Waduk Gunung Rowo, di objek Wisata Agro Jollong, tidak ada masyarakat yang berkerumun. Sebab, pengelola telah menutup akses jalan menuju ke sana. Bahkan, jika ada pengunjung datang, pengelola akan meminta mereka pulang.

Imam menegaskan, selama status darurat corona masih berlaku, pihaknya akan terus menggalakkan sosialisasi. (Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *