Camat Sarang Muttaqin : Ini Momen Bersejarah, Seumur-umur Baru ini Ada Kapolres Sambang ke “Oro-oro Gong”

oleh -1,009 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Camat Sarang Muttaqin merasa bangga dan senang karena baru kali ini ada pejabat kepolisian sekelas Kapolres Rembang menyambangi warganya yang ada di Dukuh Oro-oro Gong atau Gong Rejo Desa Temperak Kecamatan Sarang.

Rasa senang itu ia tunjukan saat sambutan di hadapan emak-emak yang sudah lama menunggu kedatangan para pejabat Polres dan Kecamatan.

“Ini merupakan momen sangat bersejarah. Khususnya warga yang ada di Gong Rejo (Oro-oro Gong). Sebab seumur-umur wilayah mriki dirawuhi bapak Kapolres Rembang ya nembe niki,”kata dia dengan logat Jawa saat sambutan.

Tak ayal mendengar sambutan itu, puluhan ibu – ibu yang memang sudah lama menunggu dan ingin mengantri air bersih ini pun bertepuk tangan sembari berteriak gembira.

Kedatangan orang nomor satu di Polres Rembang ini didampingi Camat Sarang Muttaqin, Kapolsek Sarang AKP I Made Hartawan, anggota Bhayangkari dan Persatuan Istri Tentara (Persit) untuk memberikan bantuan air bersih di wilayah itu.

Mengingat beberapa bulan terakhir, desa yang berada di paling timur Jawa Tengah serta berbatasan dengan Jawa Timur itu terkendala adanya air bersih.

“Kami sangat senang kehadirian bapak (Kapolres Rembang AKBP Dolly A. Primanto) yang tengah peduli. Dan tentunya kami perlu menyampaikan bahwa dukuh ini merupakan daerah Jawa Tengah yang paling timur,”ucap dia.

Kemudian, ia juga menyampaikan sekelumit cerita terkait nama Gong Rejo atau yang akrab dijuluki dengan sebutan Oro-oro Gong ini.

“Kenapa Gong Rejo, ini disebut oro-oro gong? Sebab dahulu kala daerah ini merupakan sebuah oro-oro atau lahan kosong yang sangat luas tanpa bangunan. Dan gong itu sendiri diartikan besar. Sehingga masyarakat setempat mengartikan yakni Oro-oro gong atau lahan luas dan besar tanpa bangunan. Dan setelah itu lambat laun, daerah ini diurug tanah lalu dibuat pemukiman atau perkampungan warga,”urainya.

“Gong Rejo ini mayoritas masyarakat pendatang. Dari 79 KK mereka hadir dari Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Madiun dan sebagainya,”sambung dia sembari disambut tawa warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *