Bus Bobrok yang Masih Merayap di Pantura Rembang Dicek Dishub dan Polisi

oleh -881 views

Seputarmuria.com, REMBANG – Jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) bekerjasama dengan Satlantas Polres Rembang menyisir dan mengecek (Ramp check) kondisi dan keberadaan bus tak layak pakai di terminal Rembang, Rabu (18/12/2019).

Hal tersebut dilakukan untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2020. Di mana pemeriksaan tersebut untuk memastikan layak dan tidaknya bus untuk mengangkut penumpang. Mengingat saat tahun baru dan natalan diperkirakan pemudik akan meningkat.

Plt. Kepala Dishub Rembang H. M. Daenuri mengatakan pemeriksaan ini memang tidak serta merta dilakukan secara menyuluruh. Namun dilakukan dengan cara uji petik saja. 

“Inspeksi layak jalan kendaraan itu. Memang tidak semua kendaraan kita cek. Namun kendaraan tertentu saja. Ya uji petik. Sedangkan yang kami cek adalah lampu, spion, lampu utama, klakson, lampu rem, ban, knalpot itu perlengkapan tekhnisnya. Tapi yang berkaitan dengan kelengkapan kendaraan, dongkrak, P3K, alat pemecah kaca dan lainnya,”urainya.

Ia berharap, meski dengan uji petik tersebut nantinya para sopir bisa menginformasikan kepada sopir lainnya. Sehingga nantinya bisa dijalankan oleh pengemudi lainnya.

“Gaung kami, meski beberapa mobil (kendaraan yang dicek), namun dengan berita antar sopir, menjadi siap siap (cek), saya yakin kendraan ini sudah dicek di Dishub seluruh Indonesia ini. Dan ramp check ini dilakukan oleh Dishub seluruh Indonesia,”ucap dia.

Kemudian saat ditanya terkait sanksi yang ada, Daenuri menjelaskan bahwa jika pengemudi itu tak bisa menunjukan kendaraannya layak pakai, maka akan ditindak dengan aturan yang ada.

“Kalau nanti dia (sopir) menyalahi yang saya sampaikan tadi, maka Lantas (Satlantas) bisa menilang, kami bisa menyita buku. Hanya saja, kita akan mengedepankan edukasi. Tetapi jika dia (pengemudi) terbukti tak membawa sesuatu yang menjadi kewajiban (surat surat kendaraan) maka akan ditilang. Tahun kemarin ada 3 bus yang kita tilang. Kalau memang ban, rem tak layak maka akan ditahan akan diperbaiki,”pungkasnya.

Selain kendaraan yang dicek, pihak Dishub juga bekerjasama dengan medis untuk keperluan pengecekan kesehatan para sopir. Khususnya sopir bus antar kota antar provinsi.

Perlu diketahui, untuk pengecekan ini dilakukan oleh Dishub sejak H-2 Natal hingga tangal 1 Januari 2020. (Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *